RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gelorakan Kesehatan Jasmani, PDIP Kabupaten Semarang Gelar Sicita di Bukit Cinta

Gelorakan Kesehatan Jasmani, PDIP Kabupaten Semarang Gelar Sicita di Bukit Cinta

Gelorakan Kesehatan Jasmani, PDIP Kabupaten Semarang Gelar Sicita di Bukit Cinta

UNGARAN – Lebih dari 250 kader PDIP Kabupaten Semarang mengikuti kegiatan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) yang diselenggarakan di daya tarik wisata (DTW) Bukit Cinta, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jumat (20/5/2022). Dengan mengenakan kaos berwarna merah, mereka antusias mengikuti kegiatan olahraga tersebut sembari berwisata di tepian Danau Rawa Pening.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang Bondan Marutohening yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan selain dalam rangka olah fisik untuk menjaga kesehatan juga untuk memecahkan rekor MURI.

“Pusat pelaksanaan di DPP PDIP, sementara setiap daerah mengikuti secara hybrid untuk pemecahan rekor MURI sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional,” ujarnya.

Dijelaskan Bondan, secara bertahap Sicita akan dikenalkan secara luas kepada masyarakat umum melalui sanggar senam yang ada di Kabupaten Semarang serta kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) masing-masing desa/kelurahan.

“Kita ingin masyarakat sehat semua. Apalagi pemerintah sudah membolehkan melepas masker di ruang terbuka, kita harus mulai membuka diri beraktifitas dan berolahraga kembali agar memiliki daya tahan tubuh yang baik,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Semarang ini.

Ditanya terkait alasan pemilihan tempat di DTW Bukit Cinta, Bondan menambahkan lokasi wisata di tepian Danau Rawa Pening tersebut merupakan destinasi yang ikonik di Bumi Serasi. Sehingga ada manfaat lain yang didapat yakni mempromosikan pariwisata Kabupaten Semarang.

“Harapannya kegiatan ini bisa mendongkrak pariwisata setelah terpuruk akibat dampak pandemi selama 2 tahun. Apalagi ada wahana baru berupa jetski meski masih dalam tahap ujicoba,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
PMI Kabupaten Semarang menargetkan penggalangan Bulan Dana 2026 mencapai Rp1,75 miliar, naik sekitar Rp400 juta dari capaian tahun sebelumnya. Target tersebut ditetapkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Panitia akan menerapkan strategi kreatif agar penggalangan dana tidak membebani masyarakat, dengan melibatkan ASN, perusahaan, dan masyarakat umum.
Situasi Ekonomi Belum Stabil, PMI Kabupaten Semarang Kejar Target Bulan Dana Rp1,75 Miliar
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani