KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gelorakan Kesehatan Jasmani, PDIP Kabupaten Semarang Gelar Sicita di Bukit Cinta

Gelorakan Kesehatan Jasmani, PDIP Kabupaten Semarang Gelar Sicita di Bukit Cinta

Gelorakan Kesehatan Jasmani, PDIP Kabupaten Semarang Gelar Sicita di Bukit Cinta

UNGARAN – Lebih dari 250 kader PDIP Kabupaten Semarang mengikuti kegiatan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) yang diselenggarakan di daya tarik wisata (DTW) Bukit Cinta, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jumat (20/5/2022). Dengan mengenakan kaos berwarna merah, mereka antusias mengikuti kegiatan olahraga tersebut sembari berwisata di tepian Danau Rawa Pening.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang Bondan Marutohening yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan selain dalam rangka olah fisik untuk menjaga kesehatan juga untuk memecahkan rekor MURI.

“Pusat pelaksanaan di DPP PDIP, sementara setiap daerah mengikuti secara hybrid untuk pemecahan rekor MURI sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional,” ujarnya.

Dijelaskan Bondan, secara bertahap Sicita akan dikenalkan secara luas kepada masyarakat umum melalui sanggar senam yang ada di Kabupaten Semarang serta kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) masing-masing desa/kelurahan.

“Kita ingin masyarakat sehat semua. Apalagi pemerintah sudah membolehkan melepas masker di ruang terbuka, kita harus mulai membuka diri beraktifitas dan berolahraga kembali agar memiliki daya tahan tubuh yang baik,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Semarang ini.

Ditanya terkait alasan pemilihan tempat di DTW Bukit Cinta, Bondan menambahkan lokasi wisata di tepian Danau Rawa Pening tersebut merupakan destinasi yang ikonik di Bumi Serasi. Sehingga ada manfaat lain yang didapat yakni mempromosikan pariwisata Kabupaten Semarang.

“Harapannya kegiatan ini bisa mendongkrak pariwisata setelah terpuruk akibat dampak pandemi selama 2 tahun. Apalagi ada wahana baru berupa jetski meski masih dalam tahap ujicoba,” imbuhnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
[pekok2]