URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Arus lalu lintas H-4 jelang Lebaran di Jalan Solo – Semarang tepatnya di Posko Pengamanan Polaek Tengaran, Polres Semarang area depan Pasar Kembangsari Kabupaten Semarang sudah mulai ada peningkatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

H-4 Lebaran Lalin di Depan Pasar Kembangsari Mulai Meningkat

H-4 Lebaran Lalin di Depan Pasar Kembangsari Mulai Meningkat

H-4 Lebaran Lalin di Depan Pasar Kembangsari Mulai Meningkat

Arus lalu lintas H-4 jelang Lebaran di Jalan Solo – Semarang tepatnya di Posko Pengamanan Polaek Tengaran, Polres Semarang area depan Pasar Kembangsari Kabupaten Semarang sudah mulai ada peningkatan.

Dari pantauan di lapangan, nampak arus kendaraan yang melintas mulai didominasi kendaraan berpelat nomor luar kota Salatiga.

Kepada rasikafm.com Kapospam Kembangsari Kabupaten Semarang, IPDA Suherman mengatakan mulai H-4 jelang Lebaran sudah ada peningkatan.

“Untuk pantauan arus hari ini, H-4 mulai ada peningkatan tapi belum signifikan,” kata Suherman (28/4/2022).

Peningkatan tersebut diperkirakan sampai 20 persen.

“Peningkatan arus lalu lintas tersebut diperkirakan sampai 20 persen, angka tersebut akan meningkat terus,” ucapnya.
Puncak arus lalu lintas H-4 Lebaran di perkirakan pada sore hari.

“Untuk puncaknya diperkirakan sore hari. Antara pukul 15.30 WIB sampai menjelang buka puasa karena bebarengan dengan para warga yang mencari takjil dan makanan berbuka jadi arusnya mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Ipda Suherman saat memberikan penjelasan soal arus lalin

Selain kendaraan pribadi yang melewati Jalan Solo – Semarang, ada juga truk yang melewati jalan tersebut.
“Truk yang melintas disini juga meningkat, karena sebentar lagi kan ada larangan truk tidak boleh melintas jelang Lebaran jadi kemungkinan para sopir truk mengupayakan untuk mengejar setoran,” tambahnya.

“Karena disini bekerja sama dengan pihak lain, jadi kalau di jam – jam ramai akan diadakan pengaturan di jalan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved