URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Rabu (24/07/2024), Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., menerima penghargaan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga usai acara Rapat Paripurna Istimewa di Alun-alun Pancasila, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga, Rektor Intiyas Terima Penghargaan dari DPRD Salatiga

Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga, Rektor Intiyas Terima Penghargaan dari DPRD Salatiga

Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga, Rektor Intiyas Terima Penghargaan dari DPRD Salatiga

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami saat menerima penghargaan tokoh inspiratif di bidang pendidikan dan literasi.

Foto dok IST

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami saat menerima penghargaan tokoh inspiratif di bidang pendidikan dan literasi.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., menerima penghargaan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga. Penghargaan tersebut diserahkan usai acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Salatiga yang diadakan Rabu (24/07/2024) di Alun-alun Pancasila, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1274 Kota Salatiga. Penghargaan diserahkan oleh istri Ketua DPRD Kota Salatiga Maidy DDC Palit Tumengkol. S.Th., dan diterima oleh Rektor Intiyas secara langsung.

Penghargaan ini diberikan kepada tokoh masyarakat Kota Salatiga yang telah memberikan kontribusi luar biasa di bidang pendidikan dan literasi. Rektor Intiyas, yang juga meraih peringkat pertama sebagai academic leader dan pimpinan universitas dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, menyampaikan rasa terima kasihnya dengan penuh haru dan semangat.

“Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan dari DPRD Kota Salatiga di bidang pendidikan serta literasi. Apresiasi ini saya persembahkan kepada UKSW yang sudah memberi ruang bagi saya untuk berkarya sebagai dosen dan peneliti. Bagi UKSW yang merupakan salah satu penjaga pilar toleransi dan keberagaman, apresiasi ini adalah penghargaan atas pendidikan UKSW yang memanusiakan manusia,” ujar Rektor Intiyas saat ditemui usai acara.

Rektor menekankan bahwa penghargaan ini adalah sebuah tanda untuk terus meningkatkan kontribusinya demi memberikan dampak yang lebih besar bagi Kota Salatiga, gereja, dan bangsa. Ia berharap agar UKSW terus menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat melalui konsorsium fakultas yang digerakkannya di UKSW. “Saya tidak bisa berkarya tanpa dukungan semua civitas academica di UKSW. Saya mengajak semua bersatu hati selalu menuju UKSW world class university,” tambahnya.

Selain Rektor Intiyas, sejumlah tokoh inspiratif lainnya turut menerima penghargaan diantaranya atas kontribusinya sebagai perempuan inspiratif pendidik dan penulis kota Salatiga, perintis ruang perpustakaan braille di kantor perpustakan dan arsip daerah kota Salatiga serta penggerak literasi bagi tunanetra di kota Salatiga, penggiat dan pendiri perpustakaan Dahlia, dan lainnya.

Sementara itu Sidang Paripurna ini merupakan yang kedua kalinya digelar di Alun-alun Pancasila dan menjadi catatan sejarah bagi warga Salatiga. Kegiatan ini menjadi momen pertama di Indonesia dimana masyarakat dapat menyaksikan secara langsung prosesi sidang paripurna, sebuah pemandangan yang jarang terlihat karena biasanya dilaksanakan di Gedung Rakyat DPRD Salatiga.

Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, M.Si., menyatakan bahwa pelaksanaan Rapat Paripurna di Alun-alun Pancasila dimaksudkan untuk menjadikan acara ini sebagai Paripurna Rakyat, mencerminkan pertumbuhan dan kemajuan kota. Hadir dalam acara tersebut berbagai tokoh penting, termasuk Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani, S.IP., M.M., serta berbagai pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Yasip Khasani menambahkan bahwa tema peringatan tahun ini adalah peningkatan perekonomian daerah yang bersaing dan merata, didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Ia menegaskan pentingnya sinergi dan harmoni antara semua elemen untuk mencapai visi daerah yang maju, demokratis, dan nyaman.

Setelah Rapat Paripurna Istimewa, acara dilanjutkan dengan Kenduri Rakyat dan pemotongan tumpeng. Sekitar 40 angkringan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Salatiga disediakan untuk menjamu masyarakat secara gratis.

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved