RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Hindari Truk Pecah Ban, 7 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Tol Ungaran

Hindari Truk Pecah Ban, 7 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Tol Ungaran

Hindari Truk Pecah Ban, 7 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Tol Ungaran

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Bawen ke arah Ungaran tepatnya di KM 431.800 masuk Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu (4/1/2023) sekira pukul 15.00 WIB. Sebanyak 7 kendaraan terlibat dalam kecelakaan karambol tersebut.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra saat dikonfirmasi menerangkan kejadian bermula saat sebuah truk bermuatan kerupuk mengalami pecah ban lalu menabrak median jalan dan terguling.

“Kondisi cuaca juga hujan lebat, sehingga kendaraan di belakangnya berusaha menghindar tapi ternyata tidak bisa lalu terjadilah kecelakaan,” ungkapnya saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (4/1/2023) sore.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Himawan, selain truk yang mengalami kecelakaan, enam kendaraan lain yang terlibat di antaranya 1 unit truk ekspedisi, 1 unit SUV, dan 4 minibus.

“Tiga kendaraan terpaksa harus dievakuasi menggunakan mobil derek, sedangkan empat lainnya bisa melanjutkan perjalanan kembali,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun sempat dilakukan rekayasa lalu lintas dengan buka tutup jalan guna kelancaran evakuasi.

Ia mengimbau kepada pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas tol wilayah hukum Polres Semarang, yakni dari KM 426 hingga KM 471 terlebih saat cuaca hujan deras.

“Terutama bagi pengguna jalan yang berasal dari luar kota. Hendaknya bisa mematuhi batas kecepatan maksimal karena geometri ruas jalan di Kabupaten Semarang naik turun gunung,” tandasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka