URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Isi Waktu Senggang Tanpa Pasien Covid-19, Relawan Tim Ronggolawe Semarang Bagikan Nasi Bungkus Dan Masker

Isi Waktu Senggang Tanpa Pasien Covid-19, Relawan Tim Ronggolawe Semarang Bagikan Nasi Bungkus Dan Masker

Isi Waktu Senggang Tanpa Pasien Covid-19, Relawan Tim Ronggolawe Semarang Bagikan Nasi Bungkus Dan Masker

featured-img
Tim Ronggolawe Semarang saat waktu senggang tanpa pasien Covid-19 membagikan nasi bungkus dan masker kepada warga.

RASIKAFM – Tim Ronggolawe yang menaungi sejumlah Relawan di Semarang Barat membagikan nasi bungkus dan masker kepada warga terdampak Covid-19.

Hal itu mereka lakukan di tengah kesibukan dan waktu senggang saat pemulasaran jenazah serta pemakaman pasien yang meninggal terpapar Covid-19.

Pembagian ini dilakukan menyasar para pengguna jalan di sejumlah Jalan Protokol di Kota Semarang seperti supir travel,supir angkot, tukang becak, PKL, dan lainnya.

“Kegiatan sosial ini digalakan teman-teman dari tim Ronggolawe yang menanungi relawan khusus pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Semarang,” ujar Komandan Tim Ronggolawe Lucky alias Peyok kepada halosemarang.id, Kamis (22/7/2021).

Menurutnya, kegiatan itu akan rutin dolakukan kepada teman-teman relawan untuk mengisi waktu senggang saat bertugas.

Selain itu, dia berharap kegiatan itu untuk membantu para warga terdampak Covid-19 terutama saat pemberlakuan PPKM Darurat.

“Setiap pembagian kami siapkan ratusan bungkus dan ratusan masker, makna yang ingin kami sampaikan, warga diminta patuh prokes namun soal isi perut juga harus diperhatikan,” terangnya.

Dia berharap, aksi ini dapat disambut baik dan diikuti oleh masyarakat agar bisa menciptakan kepedulian terhadap sesama.

Dan juga sedikit meringankan beban orang lain yang sedang mengalami kesusahan atau krisis ekonomi.

“Ya semoga teman-teman relawan Semarang tetap solid berbagi demi kemanusiaan,” paparnya.

Di sisi lain, tim Ronggolawe Semarang sejauh ini menjadi garda terdepan dalam  pemulasaran jenazah Covid-19 terutama yang meninggal saat isoman dan menjadi petugas pemakaman jenazah Covid-19

Tim tersebut bermarkas di Kantor Kecamatan Semarang Barat yang melayani pemulasaran dan pemakaman selama 24 jam

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved