KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jateng Fair 2023 Is Back ! Bertema “Inspiring Batik”

Jateng Fair 2023 Is Back ! Bertema “Inspiring Batik”

Jateng Fair 2023 Is Back ! Bertema “Inspiring Batik”

Jateng Fair 2023, sebuah Pesta Rakyat yang telah melewati masa pandemi selama dua tahun akan segera digelar kembali pada tanggal 30 Juni hingga 16 Juli 2023. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan pembangunan di bidang usaha perdagangan, perindustrian, kerajinan rakyat, dan juga produk pariwisata unggulan Jawa Tengah. Dengan mengangkat tema "Inspiring Batik"
Foto:Dok/IST

[@]Jateng Fair akan kembali digelar tahun ini setelah melewati masa pandemi selama kurang lebih dua tahun,Kegiatan Pesta Rakyat yang tetap konsisten dalam mengangkat produk unggulan Jawa Tengah yang akan dilaksanakan dari tanggal 30 Juni hingga 16 Juli 2023 merupakan saranan promosi pembangunan di bidang usaha perdagangan, perindustriann kerajinan rakyat dan juga mengangkat produk Pariwisata unggulan Jawa Tengah selain sebagai sarana hiburan dan rekreasi keluarga.

Mengangkat tema “Inspiring Batik”, dimana tema ini berlatar belakang bahwa jawa tengah sudah dikenal dunia sebagai daerah penghasil kain batik dan sejak tahun 2009 ditetapkan UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Benda, Sehingga menginspirasi Jateng Fair untuk di desain dengan nuansa beberapa motif batik yang menggambarkan harapan, kebaikan, keindahan dan keberagaman masyarakat yang nantinya akan ditampilkan melalui dekorasi entry gate berupa motif batik kawung dan sidomukti.

Titah Listyorini, Direktur PRPP jateng mengatakan bahwa konsep ini mengajak pengunjung untuk langsung menyaksikan produk-produk unggulan daerah seperti tempat wisata,kuliner maupun kerajinan tangan yang dikemas dengan konsep magnificient, Insightful dan Entertaining yang istimewanya lagi akan banyak atraksi menarik saat musim libur sekolah.

“Wahana Mainan Anak”berupa wahana balon udara, kora-kora, ombak banyu, dsb serta kegiatan kompetisi dan festival kesenian daerah dan festival musik yang bisa diikuti masyarakat umum. “ini salah satu strategi untuk menambah pengunjung dari kalangan keluarga yang sudah memiliki anak di masa liburan sekolah untuk diajak bermain sekaligus belajar” ujar Titah.

Puluhan artis baik Nasional maupun lokal seperti Kotak,Fourtwenty,TypeX, GAC, Soegibornean, Guyon maton,Sera ft Jihan Audi, New Monata Shodiq CS, Adella, Rebellion, Aftershine&JonaJoni, Protelone Koplo, dan masih banyak lagi yang akan mengisi panggung hibauran di Jateng Fair yang akan dibuka tanggal 30 juni 2023 oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Selama tujuh belas hari Jateng Fair 2023 masyarakat dapat mengakses tiket dengan harga terjangkau sebesar Rp. 25.000 (Senin-Kamis) dan Rp. 30.000 (Jumat-Minggu) melalui aplikasi “dolandolin” dan blibli.com ataupun OTS/On The Spot, Jateng Fair diharapkan menumbuhkan pertumbuhan ekonomi dan devisa negara di sektor pariwisata dan promosi. Selain itu,kegiatan yang kini digelar setahun sekali ini akan menjadi salah satu kalender event wisata tingkat Nasional.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]