KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Apresiasi Pengelola Warung Makan Sak Sak’e

Kapolres Salatiga Apresiasi Pengelola Warung Makan Sak Sak’e

Kapolres Salatiga Apresiasi Pengelola Warung Makan Sak Sak’e

RASIKAFM – Di salah satu sudut di Kota Salatiga tepatnya di Wilayah Kutowinangun Lor Tingkir terdapat sebuah warung makan yang unik dalam menerapkan sistem pembayaran bagi warga yang makan diwarung tersebut, warung makan “sak sak’e” menerima pembayaran selain uang bisa apapun yang dibawa oleh warga, bisa barang bekas dan lain sebagainya bahkan bagi masyarakat yang tidak membayar apapun akan tetap dilayani alias gratis.

Hal tersebut disampaikan oleh sang pegelola Wicaksono saat menerima kunjungan Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si. yang didampingi Pejabat Utamanya dalam rangka memberikan apresiasi serta bantuan, pada hari Rabu malam 29/09/2021.

Wicaksono menyampaikan konsep warung sak sak’e adalah membantu masyarakat khususnya warga sekitar yang terdampak adanya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, awalnya sekedar memberikan bantuan makan ala kadarnya kemudian berkat dukungan dari berbagai pihak berkembang menjadi warung yang dalam pembayarannya tidak harus dengan uang namun bisa berwujud apapun termasuk barang bekas, seperti baju layak pakai, sampah plastik dan lain sebagainya, bahkan bisa makan gratis disini, ungkapnya.

Kapolres Salatiga sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan warganya yang sangat peduli dengan sesama warga, hal ini patut ditiru, dicontoh dan dijadikan motifasi kita bersama selalu peduli khususnya ditengah pandemi saat ini, banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi sehingga dengan adanya warung sak sak’e seperti ini bisa menggeliatkan perekonomian warga sekitar, ucap AKBP Indra Mardiana,

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]