KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Apresiasi Pengelola Warung Makan Sak Sak’e

Kapolres Salatiga Apresiasi Pengelola Warung Makan Sak Sak’e

Kapolres Salatiga Apresiasi Pengelola Warung Makan Sak Sak’e

Sebagai wujud dukungan dan apresiasi Polres Salatiga memberikan bantuan kepada pengelola berupa paket sembako yang diserahkan langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, diterima oleh Wicaksono selaku pengelola agar dapat dimanfaatkan untuk membantu dan meringankan beban masyarakat.

“Bantuan ini sebagai wujud dukungan dan apresiasi dari Polres Salatiga kepada warung sak sak’e dalam meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19 saat ini, ungkap Kapolres

Wicaksono menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Kapolres Salatiga, niat baiknya membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 mendapat dukungan dari berbagai pihak khususya dari TNI dan Polri yang selama ini telah banyak membantu, pihaknya akan terus mengembangkan konsep warung ini agar bisa membantu masyarakat, ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Salatiga bersama jajarannya bersama masyarakat juga berkesempatan menikmati menu makanan yang masih tersedia di warung makan sak sak’e.

“Biarpun cuma sak sak’e namun rasanya luar biasa, karena bisa bersama merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” tutup AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si.   ( rief )

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]