URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kericuhan unjuk rasa di sekitar Mapolres Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (29/8/2025), berdampak pada warga, termasuk ibu hamil dan lansia yang terkena gas air mata. Kapolres AKBP Veronica bersama Tim Dokkes memberikan perawatan medis dan bantuan, sembari menyampaikan permohonan maaf serta memastikan keamanan kota tetap kondusif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolres Salatiga Minta Maaf, Atas Insiden Ibu Hamil dan Lansia Terdampak Gas Air Mata

Kapolres Salatiga Minta Maaf, Atas Insiden Ibu Hamil dan Lansia Terdampak Gas Air Mata

Kapolres Salatiga Minta Maaf, Atas Insiden Ibu Hamil dan Lansia Terdampak Gas Air Mata

Kapolres Salatiga AKBP Veronica mengunjungi warga terdampak gas air mata saat unjuk rasa pada Jumat (29/8/2025) Foto dok Humas
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kericuhan yang terjadi saat unjuk rasa di sekitar Mapolres Salatiga, Jawa Tengah, pada Jumat (29/8/2025) berdampak pada sejumlah warga. Beberapa di antara mereka, termasuk dua ibu hamil dan tiga orang lanjut usia, menjadi korban akibat tembakan gas air mata yang diluncurkan oleh petugas. Meskipun sebagian besar warga lainnya hanya mengalami dampak ringan, mereka tetap mendapatkan penanganan medis dari Tim Dokkes Polres Salatiga.

Kapolres Salatiga, AKBP Veronica dalam siaran persnya menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan obat-obatan, tetapi juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. “Harapan kami, warga tetap tenang. Kami akan terus hadir, memberikan pelayanan terbaik, dan memastikan keamanan serta ketertiban di Kota Salatiga,” ujarnya.

Veronica bersama tim Dokkes Polres Salatiga mengunjungi warga yang terdampak gas air mata pasca aksi unjuk rasa. “Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Kejadian ini sama sekali tidak disengaja, dan kami berkomitmen memberikan penanganan terbaik kepada warga yang terdampak,” ungkapnya.

Salah seorang warga, Munarsih, mengaku merasakan pedih pada mata dan batuk ringan akibat gas air mata. Meskipun demikian, ia tetap berterima kasih kepada kepolisian yang bertindak tegas sehingga situasi di Kota Salatiga tetap kondusif. Di sisi lain, Friskila Okta, seorang ibu hamil yang mendekati waktu persalinan, mengalami sesak napas dan perih pada mata hingga harus dirawat di RSUD Salatiga. Beruntung, setelah mendapatkan perawatan, ia berhasil melahirkan dengan selamat.

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara