KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kemarau Panjang, Warga Kedungringin Suruh Krisis Air, Karang Taruna Krajan Krandon Lor Turun Membantu

Kemarau Panjang, Warga Kedungringin Suruh Krisis Air, Karang Taruna Krajan Krandon Lor Turun Membantu

Kemarau Panjang, Warga Kedungringin Suruh Krisis Air, Karang Taruna Krajan Krandon Lor Turun Membantu

Masyarakat di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Suruh, Semarang, Jawa Tengah, menghadapi krisis air akibat musim kemarau yang panjang. Sumber air mereka mengering, mendorong mereka untuk mengandalkan bantuan dari relawan dan pihak terkait. Karang Taruna Krajan Krandon Lor juga turut memberikan kontribusi dengan mengirimkan 6000 liter air bersih.
Foto dok Hanes
Karang Taruna Krajan Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh saat baksos air ke warga Dusun Jagir Desa Kedungringin

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Warga Dusun Jagir Desa Kedungringin Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.

Bahkan saat Memasuki pertengahan bulan Oktober 2023 daerah tersebut belum pernah merasakan turunnya hujan akibatnya sumber mata air yang manfaatkan para warga mengering.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :”  order=”ASC”]

Warga setempat kini mengandalkan bantuan air bersih yang dikirim oleh para relawan dan pihak terkait lainnya, salah satunya Karang Taruna Krajan Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Dengan membawa ember, jerigen hingga galon, para warga mengambil air bersih untuk diisi ke wadah kemudian di bawa ke rumah masing-masing yang akan dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari.

Warga, Jumaroh mengaku daerah tersebut merasakan turun hujan sejak tujuh bulan lalu. Akibatnya sumur yang dirinya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari mengering.

“Terakhir hujan itu tujuh bulan lalu. Sumbernya dari sumur tapi kering. Sebenarnya masih ada sedikit debitnya tapi tidak cukup buat kebutuhan rumah,” kata Jumaroh Minggu (15/10/2023).

Dengan adanya bantuan air bersih, lanjutnya, akan dimanfaatkan sebaik mungkin serta merasa senang karena masih ada yang peduli. “Rasanya senang Alhamdulillah, bersyukur karena ada yang memperhatikan kami semua. Saat kekurangan air ada yang membantu,” ungkapnya.

“Air bersih ini biasanya digunakan untuk masak, minum, mencuci, mandi untuk segala keperluan rumah tangga,” tambahnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]