URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kodim 0714/Salatiga bersama Polres, Dishub, dan Satpol PP melaksanakan penyekatan humanis di akses menuju Alun-alun Salatiga, Senin (1/9/2025). Dipimpin Dandim Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, kegiatan ini bertujuan mencegah perusuh dan menjaga kondusivitas dengan pemeriksaan identitas serta pengaturan lalu lintas tanpa mengganggu aktivitas warga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Langkah Preventif Masuknya Perusuh, Kodim Salatiga Lakukan Penyekatan Jalan

Langkah Preventif Masuknya Perusuh, Kodim Salatiga Lakukan Penyekatan Jalan

Langkah Preventif Masuknya Perusuh, Kodim Salatiga Lakukan Penyekatan Jalan

Anggota Kodim Salatiga saat lakukan penyekatan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Kodim 0714/Salatiga bersama Polres Salatiga, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP melaksanakan kegiatan penyekatan secara humanis di sejumlah akses jalan menuju Alun-alun Salatiga, Senin (1/9/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, sebagai langkah preventif untuk mencegah masuknya perusuh dan potensi tindakan anarkis dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Penyekatan dilakukan dengan pendekatan yang humanis, tanpa mengganggu aktivitas warga yang hendak melintas dengan tujuan yang jelas dan damai,” tegas Dandim 0714/Salatiga.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan memeriksa kendaraan dan orang-orang yang melintas dengan tetap mengedepankan etika dan prinsip-prinsip pelayanan publik. Warga yang hendak menuju Alun-alun Salatiga diminta menunjukkan identitas dan menyampaikan tujuan mereka secara terbuka.

Kapolres Salatiga AKBP Veronica yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan bahwa sinergitas antar instansi menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak. Ini adalah bentuk konkret sinergi TNI-Polri bersama instansi terkait dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami pastikan bahwa kegiatan ini tidak akan mengganggu hak masyarakat untuk beraktivitas secara normal,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Dishub dan Satpol PP turut mengatur arus lalu lintas dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban umum, terutama dalam situasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

BACA JUGA :

Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara