KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Libur Nataru 2024 Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Siagakan Posko Kesehatan, Antisipasi Covid-19

Libur Nataru 2024 Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Siagakan Posko Kesehatan, Antisipasi Covid-19

Libur Nataru 2024 Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Siagakan Posko Kesehatan, Antisipasi Covid-19

Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, memulai sejumlah persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang saat angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Salah satu langkah yang diambil adalah membuka posko kesehatan 24 jam. Kepala Terminal Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, menyatakan bahwa persiapan tidak hanya mencakup posko kesehatan untuk penumpang bus, tetapi juga uji kesehatan terlebih dahulu bagi sopir dan kernet bus.
Foto dok ISt
Terminal Tingkir Salatiga siap sambut penumpang selama. Nataru.

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Memasuki masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga mulai melakukan sejumlah persiapan satu diantaranya membuka posko kesehatan selama 24 jam.

Kepada wartawan, Kepala Terminal Tingkir Salatiga Vicky Chandra Yanuar mengatakan, selain penyediaan posko kesehatan untuk pelayanan penumpang bus. Sebelumnya, para sopir dan kernet bus dilakukan uji kesehatan.

“Tujuan pemeriksaan menyeluruh kepada awak bus untuk memastikan mereka sehat. Sehingga, penumpang aman dan nyaman. Lalu, posko kesehatan sendiri menyusul adanya virus Covid-19 varian baru,” terangnya.

Ia menambahkan, seiring masa angkutan Nataru sejumlah langkah antisipasi terkait penularan Covid-19 sengaja ditingkatkan. Kemudian, posko kesehatan juga dilengkapi fasilitas memadai.

Vicky menyebutkan, sejak pada H-5 libur Nataru jumlah penumpang yang naik maupun turun di Terminal Tingkir Salatiga terus mengalami peningkatan dari 5 persen dan sekarang telah diangka 7 persen.

“Posko kesehatan disiagakan sampai H+3 Nataru. Lalu, kami juga siapkan masker jika sewaktu ada gangguan mengarah ke Covid-19. Itu (posko) juga antisipasi keadaan gawat darurat seperti penumpang melahirkan,” katanya

Dia menjelaskan, untuk sementara ini penumpang yang naik dan turun di Terminal Tingkir rata-rata mereka dari Kota Jakarta menuju Salatiga maupun sebaliknya.

Seorang penumpang bus Rahma (45) asal Salatiga mengaku terbiasa mudik menggunakan bus menuju ke Jakarta. Selain bus sekarang nyaman kata dia, pemesanan tiket tidak ada kendala.

“Alhamdulillah, sekarang Terminal Tingkir lebih bagus jadi senang lebih nyaman. Tidak ada kesusahan, sangat informatif layanannya,” ujarnya

Rahma mengaku, pelayanan terminal yang semakin baik juga kemudahan membeli tiket bus dinilai penting. Sebab, sebagai warga Salatiga untuk keluar kota paling mungkin naik bus.

Pihaknya memaparkan, Kota Salatiga jauh dari stasiun dan bandara sehingga untuk akses liburan maupun berpergian jauh pilihan hanya menumpang bus.

“Ini mau menengok cucu di Jakarta. Biasanya pada pulang, tapi liburan tahun ini pendek. Jadi, saya saja diminta kesana. Pengennya, naik kereta tapi harus ke Semarang atau Solo. Ya, naik bus sekarang nyaman, terminal bagus dan dekat rumah,” jelasnya

Kepala terminal Tingkir, Vicky Chandra Yanuar

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]