KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Malam Minggu, Belasan Motor yang Menggunakan Knalpot Brong di Salatiga Ditindak Polisi

Malam Minggu, Belasan Motor yang Menggunakan Knalpot Brong di Salatiga Ditindak Polisi

Malam Minggu, Belasan Motor yang Menggunakan Knalpot Brong di Salatiga Ditindak Polisi

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Jajaran personel Satlantas Polres Salatiga berhasil mengamankan kendaraan yang tidak standart dan memakai knalpot brong.

Langkah itu untuk menyukseskan Operasi Keselamatan Lalulintas Candi 2023 yang digelar selama 14 hari mulai 7 hingga 20 Februari 2023.

KBO Satlantas Polres Salatiga, IPTU Yoseph Heru Utomo mengatakan, bahwa Satlantas Polres Salatiga berhasil menggelar operasi gabungan dalam rangka Harkamtibmas di wilayah Kota Salatiga.

“Kita melaksanakan penindakan knalpot yang tidak standart,” kata IPTU Heru kepada media minggu (19/2/2023).

Pihaknya menyisir para pengendara yang memakai knalpot tidak standart di Salatiga dengan membagi tiga tim.

Operasi ini dilaksanakan secara mobiling dan statis.

“Lokasinya kita bagi tiga yakni di wilayah kota, JLS Salatiga dan Tingkir,” jelasnya.

Menurutnya penindakan ini mengacu dari animo masyarakat dan ditujukan kepada para pengendara yang tidak standar dan memakai knalpot brong.

“Kita mengacu dari animo masyarakat bahwa pada malam minggu banyak kendaraan yang menggunakan knalpot brong,” ungkapnya.

Mengaku kegiatan ini untuk mencegah agar di Kota Salatiga selalu aman dan nyaman dalam berkendara di jalan raya.

Serta kegiatan ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pengguna kendaraan yang tidak standar dan memakai knalpot brong.

“Untuk malam hari ini kita berhasil menindak lima kendaraan yang memakai knalpot brong,” paparnya.

Dengan dilaksanakannya Operasi Keselamatan Lalulintas Candi 2023 ini masyarakat dapat lebih patuh dan tertib dalam berlalu lintas dan menjadikan keselamatan lalu lintas yang utama dan pertama.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang