KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Manjakan Pemudik Nataru, Terminal Tingkir kini Dilengkapi Kursi Pijat

Manjakan Pemudik Nataru, Terminal Tingkir kini Dilengkapi Kursi Pijat

Manjakan Pemudik Nataru, Terminal Tingkir kini Dilengkapi Kursi Pijat

Terminal Tingkir Kota Salatiga meningkatkan pelayanan dengan menyediakan empat kursi pijat berbayar untuk kenyamanan penumpang dan pengantar. Kepala Terminal Tipe A Tingkir, Vicky Chandra Yanuar, menjelaskan bahwa fasilitas ini tersedia di Terminal Tingkir menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025.
Foto dok IST
penumpang saat menikmati kursi pijat di terminal Tingkir Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Terminal Tingkir Kota Salatiga terus meningkatkan pelayanan untuk para penumpang maupun pengantar yang berada di terminal Tipe A tersebut. Sala satu fasilitas yang disediakan kini adlah kursi pijat yang bisa diakses secara berbayar.

Ada empat kursi pijat yang bisa digunakan untuk merelaksasi tubuh. “Kami memang menyediakan kursi pijat ini agar penumpang bisa relaks dan bugar setelah atau sebelum perjalanan. Ini agar ototnya tidak kaku,” kata Kepala Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga Vicky Chandra Yanuar.

Vicky mengatakan, meski di bus banyak tersedia fasilitas, tak jarang pengunjung merasa pegal dan kecapekan. “Harapan kami, penumpang bisa merasa nyaman sebelum beraktivitas di tempat tujuan. Apalagi ini menjelang libur Natal dan Tahun Baru, pasti semua ingin badannya terasa sehat,” paparnya.

Menurut Vicky, lonjakan penumpang melalui kedatangan bus diperkirakan terjadi pada Jumat-Sabtu (20-21/12/2024) sebanyak 10-25 persen dari hari biasa. “Jumat dan Sabtu ini kan hari terakhir kerja, lalu Senin dan Selasa, banyak yang mengambil cuti. Sehingga dua hari ini akan ada penambahan kedatangan,” ujarnya.

“Kalau hari biasa itu bisa 200 sampai 250 bus, weekend kisaran 300 bus. Sehingga saat Natal dan Tahun Baru 2025, diperkirakan ada 350 sampai 400 bus masuk Terminal Tingkir per hari,” kata Vicky.

Kepala Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga Vicky Chandra Yanuar.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]