URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Yuliyanto, mantan Walikota Salatiga selama dua periode, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Salatiga periode 2024-2029 pada Jumat (4/10/24), dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh Forkopimda, anggota DPRD, tokoh agama, dan masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mantan Walikota 2 Periode, Dilantik Jabat Pimpinan DPRD 2024-2029

Mantan Walikota 2 Periode, Dilantik Jabat Pimpinan DPRD 2024-2029

Mantan Walikota 2 Periode, Dilantik Jabat Pimpinan DPRD 2024-2029

Yuliyanto, mantan Walikota Salatiga selama dua periode, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Salatiga periode 2024-2029 pada Jumat (4/10/24), dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh Forkopimda, anggota DPRD, tokoh agama, dan masyarakat.
Foto Arief Rasika
Pelantikan Pimpinan DPRD Salatiga 2024-2029, Ketua (Dance Ishak Palit), Saiful Mashud dan Yuliyanto (Wakil Ketua).
featured-img

RASIKAFM.COM|  SALATIGA – Mantan Walikota Salatiga 2 periode, Yuliyanto dilantik sebagai salah satu pimpinan DPRD Salatiga 2024-2029, Jumat (4/10/24). Yuliyanto menjadi Wakil Ketua DPRD Salatiga bersama dua orang lainnya, yakni Dance Ishak Palit (Ketua DPRD) dan Saiful Mashud (Wakil Ketua DPRD).

Pelantikan ini digelar melalui rapat paripurna DPRD yang dihadiri Forkopimda, anggota DPRD Salatiga dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Ketua DPRD Salatiga Periode 2024-2029, Dance Ishak Palit mengatakan dengan telah dilantiknya pimpinan dewan definitif ini maka segera melakukan kerja pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) dan Komisi di DPRD.

“Kerja yang lain juga persiapan rapat mengenai APBD 2025 dan tahapan Pilkada Salatiga 2024 ini, ” kata Dance Ishak Palit kepada wartawan.

Dirinya berharap Pilkada Salatiga berjalan baik Jumlah fraksi di DPRD Salatiga menurut Dance, ada 5 fraksi, yaitu Fraksi PDI Perjuangan dan Nasdem, kemudian Fraksi PKB, Fraksi PKS dan Fraksi Demokrat.
Diakuinya, pimpinan DPRD Kota Salatiga ini dalam kontestasi Pilkada Salatiga memiliki calonnya masing-masing. Meski begitu, tensi dan ketegangan dalam kontestasi ini tidak akan mempengaruhi kekompakan pimpinan DPRD.

“Kontestasi politik itu biasa, karna itu kami dalam hubungan relasi dalam pimpinan DPRD itu hal yang biasa. Meskipun dalam Pilkada kita bertanding, dalam DPRD kita bersanding,” terang Dance.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Yasip Khasani mengatakan dengan dilantiknya pimpinan DPRD Salatiga ini, bisa menjalin komunikasi dengan baik bersama Pemkot Salatiga untuk kemajuan dan pembangunan Kota Salatiga lebih baik.

Diketahui dari data di KPU Salatiga, perolehan suara pada Pileg 2024, PDIP meraih 8 kursi dengan suara 33.454, kemudian PKB meraih 5 kursi dengan perolehan suara 23.810 dan Partai Gerindra meraih 4 kursi dengan perolehan suara 19.067.

Yuliyanto terpilih sebagai anggota DPRD Salatiga 2024-2029 dari Dapil 1 Kecamatan Sidomukti.

– Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit Saat diwawancarai Rasika
– Suasana saat pengambilan sumpah janji

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved