KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Meninggal! Pelajar asal Tuntang Tabrak Truk Mogok di JLS Salatiga

Meninggal! Pelajar asal Tuntang Tabrak Truk Mogok di JLS Salatiga

Meninggal! Pelajar asal Tuntang Tabrak Truk Mogok di JLS Salatiga

sepeda motor korban yang mengalami kerusakan setelah menabrak bagian belakang truk yang sedang mogok di JLS foto dok IST

RASIKAFM.COM |  SALATIGA — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di dekat putaran bawah Kelurahan Bendosari, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah menabrak bagian belakang truk tronton yang berhenti di badan jalan.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat dan sebuah truk Mitsubishi tronton. Pengendara motor berinisial A.T.V. dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat mengalami cedera kepala berat.

Dalam siaran persnya, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta, menjelaskan kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Kecandran menuju Cebongan. Setibanya di lokasi kejadian, pada lajur kiri jalan terdapat truk tronton yang sedang berhenti di badan jalan dan diduga mengalami mogok akibat kehabisan bahan bakar.

“Jarak kendaraan sudah terlalu dekat sehingga pengendara sepeda motor tidak sempat menghindar. Akibatnya, motor membentur bagian belakang truk,” kata AKP Henry.

Benturan keras menyebabkan korban terpental dan mengalami luka fatal. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi petugas ke RSUD Kota Salatiga. Tidak ada korban lain dalam insiden tersebut. Kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.

Sementara itu, sopir truk tronton berinisial H.K. dilaporkan selamat. Sopir telah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga yang menerima laporan kecelakaan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, olah tempat kejadian perkara, pengamanan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

AKP Henry mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar tidak berhenti di badan jalan tanpa pengamanan yang memadai. Ia menekankan pentingnya penggunaan rambu peringatan darurat seperti segitiga pengaman untuk mencegah kecelakaan.

“Langkah kecil seperti memasang segitiga pengaman sangat penting karena bisa mencegah kecelakaan fatal, terutama pada malam hari dengan jarak pandang terbatas,” ujarnya.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]