KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Momen Idul Adha, Anggota Brimob Bagi Daging Qurban Ke Warga Terdampak Covid-19

Momen Idul Adha, Anggota Brimob Bagi Daging Qurban Ke Warga Terdampak Covid-19

Momen Idul Adha, Anggota Brimob Bagi Daging Qurban Ke Warga Terdampak Covid-19

Anggota Brimob Simongan Kompi 2 Yon A Pelopor saat perayaan Idul Adha membagikan daging qurban kepada warga.

RASIKAFM – Brimob Simongan Kompi 2 Yon A Pelopor dalam rangka perayaan Idul Adha, membagikan beberapa daging kurban kepada warga.

Hasil qurban itu dibagikan kepada warga yang terdampak Covid-19 atau terutama bagi mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Tak luput untuk warga kurang mampu di sekitar asrama menjadi sasaran para personel Brimob membagikan daging.

“Kami bagikan daging kurban kepada warga kurang mampu di sekitar Mako kompi Brimob Simongan,terutama warga sekitar asrama yang sedang menjalani isoman(isolasi mandiri),” terang Danki 2A Brimob Simongan AKP Edy Saputro kepada, Selasa (20/7/2021).

Dia menyebut, pihaknya dalam momen Idul Adha 1442 H kali ini melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa enam ekor sapi dan tujuh ekor kambing.

Sementara untuk proses penyembelihan dan pengemasan dilakukan di belakang markas Brimob Simongan.

“Seluruh hewan kurban merupakan sumbangsih dari personel kompi Brimob Simongan,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, daging kurban dibagikan secara langsung dengan personel Brimob mendatangi dari rumah ke rumah atau door to door dengan menerapkan prokes ketat.

Ataupun secara perwakilan yaitu ketua RT diminta untuk membagikan kepada warga masing-masing.

“Kami pastikan juga seluruh warga kurang mampu yang dekat dengan mako Brimob mendapatkan daging kurban,” bebernya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Brimob terhadap warga yang berdampak Covid-19.

“Semoga dengan kegiatan ini sedikit terbantu dan kita berdoa bersama supaya wabah covid-19 segera hilang dari Indonesia,” imbuhnya.

Di sisi lain, Brimob Simongan juga berkontribusi dalam penanganan Covid-19 di Kota Semarang. Mereka membentuk tim Sigap (Simongan Tanggap) merespon melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Semarang. Khususnya untuk melayani pemulasaran jenazah Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri.

Petugas Sigap akan melayani pemulasaran jenazah selama 24 jam dan layanan itu dapat diakses warga Semarang secara gratis.

Jika dibutuhkan, warga dapat menghubungi Call Center melalui nomor 0858.0313.3529. Tak hanya itu, Brimob Simongan juga melakukan penyemprotan disinfektan rutin di wilayah Semarang Raya.

Hal tersebut dengan harapan, dari kegiatan ini mampu memutus rantai penularan Covid-19 sekaligus menolong Korban yang jadi korban terpapar Covid-19.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang