KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Panik, Bocah Ini Tak Bisa Lepaskan Cincin di Jarinya

Panik, Bocah Ini Tak Bisa Lepaskan Cincin di Jarinya

Panik, Bocah Ini Tak Bisa Lepaskan Cincin di Jarinya

Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang membantu melepas cincin yang tersangkut di jari warga. (Foto/IST)

UNGARAN – Seorang anak berumur 10 tahun warga Gogodalem, Bringin, Kabupaten Semarang terlihat panik akibat cincin yang melingkar di jarinya tak bisa dilepas. Berbagai cara telah dilakukan termasuk melumuri jarinya dengan pelumas akan tetapi tidak membuahkan hasil.

Petugas pemadam kebakaran setempat yang mendapatkan laporan segera meluncur ke lapangan untuk memberikan tindakan. Sesampainya di lokasi, diketahui jari si bocah telah bengkak karena terperangkap oleh cincin.

Berdasarkan penuturan Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, dalam sepekan terakhir mendapatkan dua laporan dari warga yang meminta dibantu melepaskan cincin.

“Yang pertama waktu hari Senin (11/7/2022) malam lalu, kami membantu warga di Pringsari, Pringapus. Kemudian terakhir di Gogodalem, Bringin,” ujarnya di Ungaran, Senin (18/7/2022).

Dijelaskan Alex, bahwa peralatan yang digunakan yakni mesin gerinda kecil dan cairan khusus agar cincin mudah terlepas.

“Sebelum cincin dipotong, diselipkan sebuah besi pipih di bawah cincin untuk tatakan. Setelahnya petugas memotong cincin itu sambil disiram cairan khusus,”

“Setelah berhasil melepas cincin korban, kami berikan pengobatan lebih lanjut untuk menghilangkan memar akibat cincin yang melingkar di jari,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]