URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan komitmen dalam program Hendi-Ita untuk meningkatkan perdagangan dan jasa di Pelabuhan Tanjung Mas. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memerangi banjir rob. Pemerintah Kota Semarang juga berupaya mempercantik wilayah pelabuhan sebagai salah satu daya tarik wisata.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Komitmen Percantik Wilayah Pelabuhan Tanjung Mas

Pemkot Semarang Komitmen Percantik Wilayah Pelabuhan Tanjung Mas

Pemkot Semarang Komitmen Percantik Wilayah Pelabuhan Tanjung Mas

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Menghadiri acara Musyawarah Cabang Organda Angsuspel (Organisasi Angkutan Darat Angkutan Khusus Pelabuhan) periode 2019-2024, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Hendi-Ita guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Mas.

“Acara ini adalah satu bagian dalam menjalankan visi misi Hendi-Ita untuk meningkatkan perdagangan dan jasa di wilayah Pelabuhan Tanjung Mas,” ucap perempuan yang akrab disapa Ita di Semarang Royale Golf, Selasa (31/1/2023).

Dengan peningkatan perdagangan dan jasa di pelabuhan Tanjung Mas, Ita berharap hal tersebut juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena dengan banyaknya kegiatan perdagangan dan jasa, menurut Ita akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja khususnya di pelabuhan Tanjung Mas.

Dalam kesempatan tersebut, Ita juga menyinggung persoalan banjir rob yang masih sering terjadi di wilayah Pelabuhan Tanjung Mas.

“Banjir rob dapat melumpuhkan perekonomian, sedangkan Pelabuhan Tanjung Mas merupakan urat nadi perekonomian Kota Semarang, terutama ekspor dan impor. Ekspor dan impor pastinya akan sangat terganggu jika banjir rob tidak surut selama seminggu sebagaimana yang belum lama ini terjadi,” terang Ita.

Pemerintah Kota Semarang sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi hal tersebut, termasuk berkomunikasi dengan Menteri PUPR. “Kami punya program yang disupport Kementrian PUPR di antaranya penambahan pompa kali Tenggang menjadi 12, Insya Allah pertengahan tahun akan terealisasi, kemudian pembangunan sheet pile yang ada di wilayah Tambak Lorok, dan kemudian tanggul tol yang akan dikerjakan setelah lebaran. Hal ini sesuai arahan kebijakan bapak Menteri PUPR,” imbuh Ita.

Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut juga berkomitmen untuk mempercantik wilayah Pelabuhan Tanjung Mas. “Pelabuhan Tanjung Mas tidak hanya untuk perdagangan dan jasa, karena kapal Cruise (kapal pesiar) sudah datang ke Semarang. Sehingga pintunya Kota Semarang harus bagus. Dan ini adalah wujud pelayanan kami untuk melakukan perubahan yang tentunya kembali lagi untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan