KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Luncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Hari Jadi ke-476

Pemkot Semarang Luncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Hari Jadi ke-476

Pemkot Semarang Luncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Hari Jadi ke-476

Pemerintah Kota Semarang meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau pom listrik di area Balai Kota Semarang yang bekerja sama dengan PT PLN (Persero) pada perayaan Hari Jadi Kota Semarang ke-476 pada 2 Mei 2023. Dengan peluncuran ini, Kota Semarang menjadi kota/kabupaten pertama yang memiliki SPKLU di Jawa Tengah.
Foto:/dok.IST
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meresmikan Pom Listrik didampingi Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dan jajaran Forkopimda Semarang, pada Selasa (2/5/2023).

Semarang – Bersamaan dengan perayaan Hari Jadi Kota Semarang ke-476 pada 2 Mei 2023, Pemerintah Kota Semarang meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau pom listrik di area Balai Kota Semarang yang bekerja sama dengan PT PLN (Persero).

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu secara langsung meresmikan Pom Listrik didampingi Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dan jajaran Forkopimda Semarang, pada Selasa (2/5/2023).

“Ini kolaborasi dengan PLN, kami menyiapkan lahannya, sedangkan pembangunan SPKLU dilakukan oleh PLN,” tutur Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Dengan peluncuran ini, tercatat Kota Semarang menjadi kota/kabupaten pertama yang memiliki SPKLU di Jawa Tengah. Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut mengungkapkan, kehadiran SPKLU merupakan bentuk dukungan Pemerintah Pusat dan mempercepat transisi kendaraan listrik di Kota Semarang.

“Apa yang sudah menjadi program pemerintah pusat, kita akan mendukung. Saya juga menyampaikan ini PLN tidak sewa lahan, ini sama-sama plat merahnya sehingga ini salah satu support pemerintah Kota Semarang,” lanjut Mbak Ita.

Pihaknya mendukung penuh arahan Presiden Jokowi agar pada tahun 2060 Indonesia harus zero emisi. Pihaknya berharap, SPKLU ini dapat memberikan manfaat bagi warga dan pemilik kendaraan listrik. Di samping itu, pihaknya ingin mendorong agar Pemkot Semarang juga menganggarkan untuk pengadaan kendaraan listrik guna operasional pelayanan publik.

“Karena kalau dibangun barangnya (kendaraan listrik) tidak ada sia-sia. Sebagai contoh pemerintah kota bisa melakukan pengadaan mobil atau motor listrik,” terangnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, A Bargowo Wahyu Jatmiko mengungkapkan, bila teknologi SPKLU yang berada di area Balai Kota Semarang ini teknologi terbaru. “Ini kami berikan yang spesial. Kapasitasnya 200kva yang paling cepat, paling bagus untuk saat ini,” terang Jatmiko.

Untuk jenis ultrafast, Jatmiko menjelaskan satu mobil memerlukan waktu 30 menit agar full. Bersamaan dengan acara tersebut juga terdapat penyerahan hibah 7 unit motor listrik dari Uwinfly bagi jajaran Forkopimda Kota Semarang.

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]