KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polda Jateng Minta Masyarakat Tak Sembarangan Pinjam Uang Lewat Online

Polda Jateng Minta Masyarakat Tak Sembarangan Pinjam Uang Lewat Online

Polda Jateng Minta Masyarakat Tak Sembarangan Pinjam Uang Lewat Online

SEMARANG – Polda Jateng meminta kepada masyarakat untuk lebih selektif dan tidak sembarangan ketika hendak meminjam uang lewat aplikasi atau pinjaman online (pinjol).

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, hal tersebut wajib dilakukan agar masyarakat tak terjebak pada dinamika permasalah ekonomi khususnya uang yang berkelanjutan.

Mengingat, lanjut Luthfi, pinjaman online yang tak meiliki izin atau ilegal bisa berdampak dan berakibat fatal bagi nasabah seperti mendapatkan teror dan bunga yang sangat tinggi.

“Masyarakat apabila hendak melakukan kegiatan transaksi pinjaman agar kroscek dahulu ke Ditreskrimsus agar tidak ada kejadian serupa,” kata Luthfi saat rilis kasus terkait praktik Pinjol yang meresahkan masyarakat hingga sebarkan aibnya di Mapolda Jateng, Selasa (19/10/2021).

Luthfi juga meminta kepada masyarakat untuk bisa mengedukasi diri sendiri terkait pinjam meminjam uang lewat aplikasi online. Meskipun masyarakat dalam keadaan terdesak, ia berpesan untuk lebih hati-hati dalam meminjam uang.

“Besar harapan saya kepada masyarkaat kiranya kita lebih bijak. Kroscek kepada Polres, Polda terutama Kriminal Khusus terkait apabila kita akan melakukan transaksi atau apapun bentuknya terkait dengan usaha-usaha,” tuturnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]