KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Polda Jateng Siap Amankan Bigmatch PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya

Polda Jateng Siap Amankan Bigmatch PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya

Polda Jateng Siap Amankan Bigmatch PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya

Polda Jateng menjamin keamanan bigmatch PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Jatidiri. Karo Ops Polda Jateng Kombes Basya Radyananda bersama Kabidhumas Kombes Iqbal Alqudusy memastikan pengamanan dilakukan secara teknis dan taktis serta melibatkan berbagai pihak terutama Walikota Semarang dan Surabaya.
Polda Jateng
Karo Ops Polda Jateng Kombes Basya Radyananda didampingi Kabidhumas Kombes Iqbal Alqudusy saat wawancara dengan media di lobby Mapolda Jateng, Rabu (29/3/2023)

Semarang – Polda Jateng menjamin keamanan bigmatch PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya dalam kompetisi lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Jatidiri. Jaminan tersebut diungkap Karo Ops Polda Jateng Kombes Basya Radyananda didampingi Kabidhumas Kombes Iqbal Alqudusy saat wawancara dengan media di lobby Mapolda Jateng, Rabu (29/3/2023)

“Untuk laga Persebaya nanti malam (Rabu malam), kami sudah melaksanakan berbagai upaya untuk mengamankan kegiatan tersebut. Kami juga telah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, terutama Walikota Semarang dan Walikota Surabaya,” ujar Kombes Basya

Diungkapkan bahwa secara teknis dan taktis, giat pengamanan bertumpu di Polrestabes Semarang dengan Kapolrestabes selaku Kasatgas Pengamanan. Pengamanan pun tidak hanya di sekitar Stadion, namun mencapai seluruh wilayah yang merupakan jalur kedatangan dan kepulangan suporter Persebaya Surabaya (Bonek).

“Kami juga libatkan polres jajaran yang menjadi lintasan kepulangan suporter hingga ke perbatasan Jawa Timur,” kata dia

Terkait kedatangan suporter Bonek yang ikut mendukung Persebaya di Kota Semarang, diungkapkan bahwa hal tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Walikota Surabaya. Sebanyak 1000 tiket bagi suporter Bonek telah disiapkan dengan koordinasi Walikota Surabaya.

“Bagi yang datang ke Semarang tanpa tiket atau tanpa koordinasi, kami segera pulangkan kembali. Dan bagi yang telah dikoordinasikan kami siapkan tempat berupa safe house di Citarum serta dapur umum di Pemkot,” ungkapnya

Jalannya pertandingan yang berlangsung malam hari menurutnya mempunyai kerawanan tersendiri, menyikapi hal itu pihaknya menghimbau kepada para suporter untuk segera pulang usai menonton pertandingan.

“Kalau malam hari kerawanan akan lebih kental daripada siang, kami lakukan penetrasi dan himbauan pada para suporter untuk segera pulang usai pertandingan untuk cegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]