KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polisi Meminta Masyarakat Tidak Melakukan Konvoi Saat Malam Tahun Baru

Polisi Meminta Masyarakat Tidak Melakukan Konvoi Saat Malam Tahun Baru

Polisi Meminta Masyarakat Tidak Melakukan Konvoi Saat Malam Tahun Baru

RASIKAFM. COM |SALATIGA  – Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana mengimbau kepada masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dalam perayakan malam pergantian tahun baru 2023 dengan kegiatan positif.

“Malam pergantian tahun 2022 ke 2023 masyarakat dihimbau agar melakukan kegiatan postif seperti doa bersama dan bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Esa,”kata AKBP Indra saat ditemui rasikafm.com, usai acara dzikir dan doa bersama di pendopo Polres Salatiga, Kamis (29/12/2022) malam.

Ia berpesan kepada masyarakat agar pada malam pergantian tahun baru 2023 tidak melakukan hal-hal yang negatif seperti kebut-kebutan dijalan, menyalakan kembang api ataupun meniup terompet yang bisa mengganggu kenyamanan masyarakat, mengingat saat ini pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir.

“Diharapkan masyarakat tidak melakukan kegiatan berkerumun yang dapat berdampak terjadinya kembali lonjakan kasus Covid-19,”tambahnya.

Senada dengan Kapolres Salatiga, Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Betty Nugroho mengatakan bahwa saat ini kepolisian melarang adanya kegiatan ular ularan ataupun konvoi di malam pergantian tahun baru, pihaknya juga telah menyiapkan anggota dilapangan, jika terjadi ketersendatan maka arus lalu lintas akan diarahkan ke JLS baik yang menuju maupun keluar Salatiga, sehingga jalur di dalam kota diharapkan tidak tersendat.

“untuk mengantisipasi ketersendatan pihak lantas akan mengalihkan jalur yang menuju kekota melalui JLS, termasuk kendaraan yang keluar dari exit tol Tingkir, demi mengurangi penumpukan kendaraan pada Sabtu sore Hingga Minggu pagi” ujar kasat lantas AKP Betty Nugroho

Kasatkantas AKP Betty Nugroho saat diwawancarai Rasika

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]