KABAR RASIKA

Polres Kendal Ungkap 12 Kasus Selama Februari 2021

Polres Kendal Ungkap 12 Kasus Selama Februari 2021

Polres Kendal Ungkap 12 Kasus Selama Februari 2021

Kaporles Kendal AKBP Rapahel Sandy Cahya Priambodo saat gelar perkara kasus yang diungkap jajaran Polres Kendal selama Februari 2021. (fOTO:edi prayitno)

RASIKAFM – Jajaran Polres Kendal berhasil mengungkap 12 kasus perkara yang terjadi selama bulan Februari 2021. Kasus yang berhasil diungkap bersama jajaran polsek yakni pencurian dengan pemberatan, penipuan, pencabulan, dan pemerasan.

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, ada 2 yang menonjol yakni pencabulan dan pencurian dengan pemberatan. Untuk pencurian dengan pemberatan diterjadi di wilayah hukum Polsek Weleri yakni pelaku membobol konter HP dengan kerugian mencapai belasan telepon genggam. Pelaku pencurian dengan pemberatan Sis Patoni warga Pagergunung Pageruyung melakukan aksi pencurian dengan modus, menjebol genting dengan sebelumnya naik papan reklame didepan konter Terminal Cell Weleri.

Kasus lain yang juga menjadi perhatian adalah pencabulan dengan korban anak dibawah umur. Pelaku Fajar Adi Nugroho melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap korban yang dikenal melalui media sosial.

Sementara Tersangka dari 12 kasus yang berhasil diungkap jajaran Polres Kendal, Polsek Cepiring, Polsek Kaliwungu,Polsek Weleri, Polsek Patebon, Polsek Boja dan Polsek Gemuh masih menjalani pemeriksaan. Sementara barang bukti kejahatan berupa sepeda motor hasil curian, telepon selular hasil pencurian dan barang bukti lainnya diamankan petugas.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px