[audio_player]
[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih prestasi dalam AD Scientific Index 2025 yang dirilis Agustus 2025. UKSW menempati peringkat 49 nasional, 45 kategori universitas, dan 12 kategori perguruan tinggi swasta, dengan puluhan penelitinya masuk jajaran top dunia. Keberhasilan ini dicapai melalui komitmen riset dan kolaborasi lintas disiplin.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puluhan Peneliti UKSW Masuk Deretan Ilmuwan Terbaik Dunia Versi AD Scientific Index 2025

Puluhan Peneliti UKSW Masuk Deretan Ilmuwan Terbaik Dunia Versi AD Scientific Index 2025

Puluhan Peneliti UKSW Masuk Deretan Ilmuwan Terbaik Dunia Versi AD Scientific Index 2025

UKSW buktikan eksistensinya melalui capaian gemilang dalam AD Scientific Index 2025, yang dirilis pada Agustus 2025.
UKSW buktikan eksistensinya melalui capaian gemilang dalam AD Scientific Index 2025, yang dirilis pada Agustus 2025.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Di tengah kompetisi akademik global yang semakin kompetitif, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali membuktikan eksistensinya melalui capaian gemilang dalam AD Scientific Index 2025, yang dirilis pada Agustus 2025.

Dalam pemeringkatan ini, UKSW menempati posisi terhormat di tiga kategori pemeringkatan bergengsi yang mencerminkan kekuatan riset dan kontribusi ilmuwan dan penelitinya. Ketiga kategori pemeringkatan berbeda diukur secara komprehensif terhadap 2.240 universitas dan lembaga di Indonesia serta 138.929 ilmuwan.

Dalam kategori All Types of Institutions in Indonesia, UKSW berada di peringkat 49 nasional, 1.522 regional, dan 4.671 dunia. Sementara itu, tiga ilmuwan UKSW masuk World Top 10%, 15 orang berada di World Top 20%, dan 34 orang di World Top 30%.

Kinerja ini berlanjut di kategori Universities in Indonesia, di mana UKSW menempati peringkat 45 nasional, 1.160 regional, dan 3.107 dunia, dengan komposisi ilmuwan unggulan yang sama. Sementara pada kategori Private Universities in Indonesia, capaian semakin impresif, yaitu peringkat 12 nasional, 262 regional, dan 638 dunia, tetap dengan 3 peneliti di 10% teratas, 15 di 20% teratas, dan 34 di 30% teratas.

Kolaborasi Lintas Disiplin

“Prestasi ini adalah cermin dari komitmen UKSW untuk menjaga dan meningkatkan mutu riset di tengah tantangan zaman. Di balik angka-angka ini ada kerja keras, integritas akademik, dan kolaborasi lintas disiplin yang terus kami rawat. Kami percaya, keberhasilan institusi adalah akumulasi dari dedikasi individu yang bekerja dalam semangat bersama,” ujar Rektor UKSW, Profesor Intiyas Utami.

AD Scientific Index sendiri bukan sekadar daftar peringkat. Didirikan pada 2021 oleh Prof. Dr. Murat Alper dan Assoc. Prof. Dr. Cihan Döğer, sistem ini mengevaluasi kinerja akademik melalui H-index, i10-index, dan jumlah sitasi baik secara total sepanjang karier maupun dalam lima tahun terakhir, dengan metodologi terbuka, berbasis data, dan inklusif. Analisisnya mencakup 2.626.598 ilmuwan dan 24.546 institusi di 221 negara, mencakup 13 bidang utama dan 211 disiplin ilmu.

Tidak seperti pemeringkatan tradisional yang kerap hanya menilai reputasi atau publikasi di jurnal tertentu, AD Scientific Index menempatkan transparansi, keadilan lintas disiplin, dan integritas data sebagai landasan. Setiap profil peneliti dapat diverifikasi secara publik melalui Google Scholar, sementara pembaruan data dilakukan setiap 20–25 hari, dengan peringkat yang diperbarui setiap 2–3 hari.

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]