KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Rangkaian Kegiatan HJKS ke-476 di Semarang: Mulai dari Penutupan Jalan Pemuda hingga Resepsi dengan Slank sebagai Bintang Tamu Utama

Rangkaian Kegiatan HJKS ke-476 di Semarang: Mulai dari Penutupan Jalan Pemuda hingga Resepsi dengan Slank sebagai Bintang Tamu Utama

Rangkaian Kegiatan HJKS ke-476 di Semarang: Mulai dari Penutupan Jalan Pemuda hingga Resepsi dengan Slank sebagai Bintang Tamu Utama

Pemerintah Kota Semarang akan menutup Jalan Pemuda Semarang pada 1-2 Mei 2023 untuk rangkaian kegiatan peringatan HJKS ke-476. Acara utama adalah Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita dan Makan Bersama Nasi Glewo.
(DOK. Pemkot Semarang
Sebanyak 11.476 orang akan menjadi peserta acara Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita pada Peringatan Hari Jadi Kota Sem)arang (HJKS) ke-476, Selasa (2/5/2023)

Semarang – Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes akan melakukan penutupan Jalan Pemuda Semarang pada Senin (1/5/2023) dan Selasa (2/5/2023). Penutupan jalan tersebut dilakukan menyusul akan digelarnya rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) yang ke-476. Rencananya, pada hari Selasa (2/5/2023) akan dilaksanakan acara Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita dan Makan Bersama Nasi Glewo.

“Pemerintah Kota Semarang akan melakukan penutupan Jalan Pemuda mulai dari depan Paragon Mal sampai dengan Lawang Sewu pada tanggal 1 dan 2 Mei 2023,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martantono.

Jalan Pemuda sebagai lokasi berlangsungnya acara peringatan HJKS pada hari Selasa (2/5/2023) akan ditutup mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai. Sehari sebelumnya yakni Senin (1/5/2023) Jalan Pemuda juga akan diberlakukan penutupan separuh jalan mulai pukul 14.00 WIB guna persiapan dan Gladi Bersih HJKS ke-476.

Masyarakat Kota Semarang yang hendak melewati Jalan Pemuda menggunakan kendaraan pada Senin (1/5/2023) dan Selasa (2/5/2023) supaya memperhatikan waktu penutupan jalan dan mencari jalur alternatif.

“Kami mengimbau kepada pengendara dan pengguna jalan di Jalan Pemuda pada tanggal tersebut supaya mencari jalur alternatif,” imbuh Endro.

Sebanyak 11.476 orang akan menjadi peserta acara Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita dan Makan Bersama Nasi Glewo. Kegiatan ini digadang-gadang akan memecahkan Rekor MURI. Launching Joget Bareng Semarangan akan ditandai dengan memainkan alat musik multi etnis. Sementara melalui acara Makan Bersama Nasi Glewo diharapkan dapat menghidupkan kembali hidangan khas Kota Semarang yang pernah populer di tahun 70-an.

Selain Joget Bareng Semarang Rumah (K)Ita dan Makan Bersama Nasi Glewo, pada hari yang sama juga akan digelar berbagai acara seperti Launching Batik Semarangan, Launching KKPD, Launching ID Card, Panutan Pembayaran PBB, Launching Kenita Libas, hingga penandatanganan MoU Kedung Sepur.

Puncak acara HJKS ke-476 sendiri akan dilaksanakan pada Minggu (21/5/2023) bertepatan dengan Puncak Pekan Antikorupsi. Resepsi HJKS ke-476 adalah pesta rakyat yang bertujuan memberi hiburan pagelaran seni secara gratis kepada masyarakat dengan mendatangkan grup band Slank sebagai bintang tamu utama.

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]