URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan siswa SMP 8 Salatiga tidak mengikuti upacara Senin (6/10/2025) karena mengalami gejala mual, demam, dan diare usai kegiatan Pramuka di Gunungpati. Dinas Pendidikan dan Tim Gerak Cepat Puskesmas Sidorejo Kidul turun langsung menyelidiki kasus ini melalui pemeriksaan epidemiologis guna memastikan penyebab dan penanganannya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Siswa SMP 8 Salatiga Diduga Terdampak MBG

Ratusan Siswa SMP 8 Salatiga Diduga Terdampak MBG

Ratusan Siswa SMP 8 Salatiga Diduga Terdampak MBG

Ratusan siswa SMP 8 Salatiga tidak mengikuti upacara Senin (6/10/2025) karena mengalami gejala mual, demam, dan diare usai kegiatan Pramuka di Gunungpati. Dinas Pendidikan dan Tim Gerak Cepat Puskesmas Sidorejo Kidul turun langsung menyelidiki kasus ini melalui pemeriksaan epidemiologis guna memastikan penyebab dan penanganannya.
foto Arief Rasika
Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala SMP 8 Salatiga berikan keterangan media
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ratusan siswa di SMP 8 Salatiga tidak ikut upacara pada Senin (6.10.2025). Kabar yang beredar menyebutkan ada kasus siswa mual demam dan diare Pihak Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Sidorejo Kidul langsung mendatangi lokasi.

Demikian halnya dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga.

Saat dikonfirmasi rasikafm.com, Kepala SMP 8 Yohana Natalina Sari menyebutkan jika pihaknya mendapatkan laporan adanya siswa yang mengalami gejala tersebut.

“Pada hari Senin (6 Oktober 2025), terdapat 192an siswa yang tidak berangkat sekolah. Total siswa berjumlah 760 siswa” ujar Kepala Sekolah.

Kepala dinas Pendidikan Nasiruddin menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kejadian diawali kegiatan Pramuka 529 siswa kelas 7-8 pada Rabu – Jumat (1-3 oktober 2025) di Karanggeneng, Gunungpati.

Mereka mendapatkan konsumsi disana sejak rabu sampai Kamis.

Dan ketika kembali ke Salatiga, pada jumat sekira pukul 11.00 mereka mendapatkan jatah Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Makanan dibagikan di lapangan Klumpit,” jelas Nasirudin.

Kemudian di hari Sabtu, pihak sekolah baru mendapatkan laporan keluhan siswa yang mual dan diare.

Pihak sekolah langsung melakukan penelusuran dan laporan cukup banyak.

Mobil Ambulan saat di SMP 8 Salatiga (Foto Arief Rasika)

Tim TGC Puskesmas Sidorejo Kidul yang di pimpin dokter Wenny langsung melakukan penyelidikan epidemologis (PE).

Hal ini dilakukan mengingat banyaknya kemungkinan penyebab kejadian ini. Mereka belum bisa memastikan penyebab gejala yang dialami para siswa.

Kepala sekolah saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara