KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Siap-siap! Pasar Tradisional Akan Terapkan Aplikasi PeduliLindungi Bagi Pedagang dan Pembeli

Siap-siap! Pasar Tradisional Akan Terapkan Aplikasi PeduliLindungi Bagi Pedagang dan Pembeli

Siap-siap! Pasar Tradisional Akan Terapkan Aplikasi PeduliLindungi Bagi Pedagang dan Pembeli

UNGARAN – Pemerintah akan menerapkan aturan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di pasar tradisional. Langkah ini mengikuti jejak penerapan aplikasi itu di pusat perbelanjaan modern dalam upaya menjamin keamanan pasar rakyat atau tradisional bagi para pengunjung pasar.

“Hal itu dilakukan agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung pasar dari paparan Covid-19,” ujar Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang Heru Cahyono saat dikonfirmasi, Kamis (30/9/2021).

Menurut Heru, sebagai langkah persiapan saat ini pihaknya bersama-sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) tengah melaksanakan percepatan vaksinasi bagi para pedagang.

“Total pedagang dan PKL yang tersebar di 33 pasar rakyat lebih kurang 11ribu. Sebagian besar sudah melaksanakan vaksinasi tahap 1, insyaAllah awal Oktober selesai,” kata dia.

Selain itu, upaya sosialisasi dan edukasi terhadap aplikasi PeduliLindungi juga terus dilakukan disamping penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung pasar.

“Sebagian kecil pedagang yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dikarenakan takut dan memiliki komorbid. Ini yang menjadi tugas kita untuk mengedukasi. Harapannya vaksinasi bagi pedagang selesai awal Oktober nanti,” urainya.

Seperti diketahui Menteri Perdagangan akan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di pasar tradisional. Hal itu dimulai dengan uji coba di sejumlah pasar rakyat di Indonesia. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]