KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942

Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942

Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942

Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Foto dok IST
Pengunjung tengah menikmati Soto Kare Sofyan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai kota tua dengan iklim yang sejuk, Kota Salatiga memiliki beragam kuliner yang bisa memanjakan lidah. Salah satu kuliner yang sudah legendaris di kota Indonesia Mini ini adalah Soto Kare Reksa.

Disebut Reksa tak lepas dari gedung bioskop legendaris di Salatiga yang kini sudah tutup. Letak warungnya di belakang gedung bioskop tersebut, masuk di gang kecil dari Jalan Jenderal Sudirman. Meski letaknya tersembunyi namun kini pengunjung tetap mencarinya, karena cita rasa soto kare yang sudah ada sejak masa penjajahan Jepang ini.

Pemilik warung Soto Sofyan mengaku, Soto Kare Reksa merupakan warisan dari orang tuanya. Dia menyebut, warung Soto tersebut sudah ada sejak tahun 1942. Saat ini dirinya sebagai generasi kedua meneruskan usaha tersebut dan masih berjalan.

“Dari dulu jualannya soto dengan kuah santan, orang biasa menyebutnya Soto Kare. Kita masih bertahan karena tetap menggunakan resep warisan dari orang tua. Kita juga olah dengan cara tradisional dan pilih bumbu sesuai dengan resep warisan,” kata Sofyan, Sabtu (1/11/2025).

Soto Kare Reksa, menurut Sofyan, sebenarnya sama dengan soto lainnya. Yaitu disajikan dengan potongan daging sapi, tauge, daun seledri, dan taburan bawang goreng. Namun yang membedakan adalah ada tambahan kuah dari sandung lemur atau lemak dari bagian daging sapi.

“Kombinasi dari santan dan sandung lamur itu membuat kuahnya jadi kuning pekat dengan rasa gurih dan nikmat. Itu yang beda dari lainnya. Terus daging sapinya juga empuk,” katanya.

Karena legendarisnya itu, kata Sofyan, warung Soto Kare Reksa setiap harinya mampu menghabiskan setidaknya 100 porsi soto. Untuk satu porsinya dibanderol dengan harga Rp 15.000. Pelanggan yang datang di warungnya juga berasal dari berbagai kota di luar Salatiga.

Salah seorang pengunjung, Hawin Alaina dari Kabupaten Demak sudah beberapakali datang ke tempat ini karena rasanya cocok. Ketika ingin makan berkuah, ia pilih makan Soto Kare Reksa ini. ” Biasa mampir sini, kebetulan saya kerjanya di Salatiga, kalau pingin yang berkuah, salah satunya yang jadi favorit saya disini,” katanya.

Diakuinya, rasa Soto Kare Reksa sesuai dengan ekspektasinya. Perpaduan kuah Kare yang kental dan daging sapi yang empuk membuat Soto Kare Reksa enak dan pas di lidah. “Rasanya enak, dengan kuah santan yang kental gurih tapi tidak membuat eneg. Daging sapinya juga empuk, aroma daging sapinya enak,” Tutup Hawin.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]