[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Artificial Intelligence (AI)

Politeknik Bhakti Semesta (Polibest) Salatiga, sebagai perguruan tinggi berfokus pada teknologi digital, turut aktif dalam mengantisipasi perkembangan teknologi masa depan, termasuk kecerdasan buatan (AI). Sebagai tanggapan, mereka menyelenggarakan Salatiga Digital Festival (Sala3 DigiFest) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya teknologi digital. Direktur Polibest Salatiga, Neil Semuel Rupidara, mengungkapkan bahwa McKinsey memprediksi potensi peningkatan aktivitas ekonomi global hingga US$ 13 triliun pada 2030 berkat penggunaan AI.
Edukasi Soal Digital, Polibest Siapkan Salatiga Digital Festival 2023, Sasar Anak SMK
Politeknik Bhakti Semesta (Polibest) Salatiga, sebagai perguruan tinggi berfokus pada teknologi digital, turut aktif dalam mengantisipasi perkembangan teknologi masa depan, termasuk kecerdasan buatan (AI)....

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved