[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Gantung Diri

JM (24), warga Dusun Sukorejo, Desa Bakalrejo, Kabupaten Semarang, ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di pohon jati di belakang rumahnya pada Kamis (26/9/2024) sore. Peristiwa ini pertama kali ditemukan oleh ibu korban, Samroti (59), yang histeris saat melihat anaknya menggantung ketika hendak ke kamar mandi.
Miris! Ibu Di Susukan Temukan Anaknya Gantung Diri Di Pohon Jati, Diduga Dipicu Masalah Asmara
JM (24), warga Dusun Sukorejo, Desa Bakalrejo, Kabupaten Semarang, ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di pohon jati di belakang rumahnya pada Kamis (26/9/2024) sore. Peristiwa ini pertama kali ditemukan...
Warga Desa Jetak, Getasan, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan mayat tergantung di pohon kopi pada Minggu (2/6/2024). Tukiyem, pemilik kebun, menemukan mayat tersebut sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak beraktivitas. Mayat yang tergantung menggunakan tambang nilon itu ternyata tetangganya, JM (54 tahun).
Hendak Berkebun, Warga Getasan Temukan Tetangganya Tergantung di Pohon Kopi
Warga Desa Jetak, Getasan, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan mayat tergantung di pohon kopi pada Minggu (2/6/2024). Tukiyem, pemilik kebun, menemukan mayat tersebut sekitar pukul 06.30 WIB...

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved