KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendak Berkebun, Warga Getasan Temukan Tetangganya Tergantung di Pohon Kopi

Hendak Berkebun, Warga Getasan Temukan Tetangganya Tergantung di Pohon Kopi

Hendak Berkebun, Warga Getasan Temukan Tetangganya Tergantung di Pohon Kopi

Warga Desa Jetak, Getasan, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan mayat tergantung di pohon kopi pada Minggu (2/6/2024). Tukiyem, pemilik kebun, menemukan mayat tersebut sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak beraktivitas. Mayat yang tergantung menggunakan tambang nilon itu ternyata tetangganya, JM (54 tahun).
Foto: Humas Polres Semarang
Sesosok mayat pria ditemukan tergantung di pohon kopi, di sebuah kebun Desa Jetak, Getasan, Minggu (2/6/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Desa Jetak, Getasan, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tergantung di pohon kopi, Minggu (2/6/2024).

Kejadian ini kali pertama diketahui oleh Tukiyem, pemilik kebun yang menjadi lokasi penemuan mayat. Kronologinya, ia hendak beraktifitas di kebun miliknya sekitar pukul 06.30 WIB.

“Sesampainya di kebun, ia melihat sesuatu mencurigakan. Setelah didekati ternyata seorang pria tergantung di pohon kopi menggunakan tambang nilon,” ungkap Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto dalam keterangannya, Senin (3/6/2024).

Mengetahui ada seseorang gantung diri, saksi langsung memberitahukan kepada suaminya yang saat kejadian berada di rumah yang berlokasi tak jauh dari kebun

“Setelah dicek, ternyata sesosok mayat itu adalah tetangganya berinisial JM, usianya 54 tahun,” ujarnya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa dan diteruskan ke Polsek Getasan. Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas puskesmas dan Unit Reskrim Polsek Getasan, dapat disimpulkan korban murni bunuh diri. Sebab tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.

“Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan autopsi dan langsung diserahkan untuk dimakamkan,” sambungnya.

Terkait motif yang mendasari aksi nekat korban, Ari menambahkan pihak keluarga enggan berkomentar banyak. “Informasi yang kami dapat, korban sudah berpisah dengan istrinya dan tinggal berdua bersama anaknya,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]