[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Radikalisme

Pentingnya pendidikan keluarga dalam mencegah radikalisme dan terorisme menjadi sorotan utama keynote speaker, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada acara Kenduri Perdamaian di Kampung Percik Salatiga. Ganjar menekankan bahwa dialog dan toleransi harus menjadi prinsip dalam merawat perbedaan.
Pencegahan Radikalisme dan Terorisme, Dimulai dari Pendidikan Keluarga
Pentingnya pendidikan keluarga dalam mencegah radikalisme dan terorisme menjadi sorotan utama keynote speaker, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada acara Kenduri Perdamaian di Kampung Percik Salatiga....
Cegah-Radikalisme,-Ganjar-Dukung-Densus-88-Masuk-Sekolah-Libatkan-Eks-Napiter
Cegah Radikalisme, Ganjar Dukung Densus 88 Masuk Sekolah Libatkan Eks Napiter
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan program Densus 88 Antiteror untuk masuk ke sekolah-sekolah dengan melibatkan eks napiter sangat tepat. Selain sebagai upaya deradikalisasi eks napiter, langkah...
Polres-Wonogiri-Ungkap-Jaringan-Kelompok-Khilafatul-Muslimin
Polres Wonogiri Ungkap Jaringan Kelompok Khilafatul Muslimin
Polres Wonogiri mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyelenggaraan pendidikan tanpa adanya ijin dari pemerintah yang diselenggarakan oleh Kelompok Khilafatul Muslimin di Desa, Wonokerto, Kecamatan Wonogiri,...
Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila
Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng akan terus gencar melakukan pembinaan dan penguatan idelogi Pancasila kepada generasi ke generasi.

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved