URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng akan terus gencar melakukan pembinaan dan penguatan idelogi Pancasila kepada generasi ke generasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila

Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila

Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila

featured-img

SEMARANG – Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng akan terus gencar melakukan pembinaan dan penguatan idelogi Pancasila kepada generasi ke generasi.

Kepala Kesbangpol Jateng, Haerudin menjelaskan, hal ini dilakukan agar tidak muncul paham khilafah radikalisme mengingat setelah adanya pergerakan Khilafatul Muslimin di beberapa daerah di Jateng.[irp posts=”38154″ name=”Tiga Orang Petinggi Khilafatul Muslimin Yang Serukan Khilafah di Brebes Ditetapkan Tersangka”]

Ia menerangkan, setelah ramai terkait penyebaran paham itu, pihaknya langsung melakukan pergerakan dengan membina dan mengajarkan arti-arti nilai kebangsaan Indonesia kepada berbagai kalangan masyarakat. Pembinaan ini akan dilakukan bersama Kesbangpol Kabupaten Kota dan pihak berwenang lainnya.

“Kita gencarkan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat dengan menggandeng tokoh tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujarnya kepada wartawan Selasa (14/6/2022).

Diharapkan, dengan adanya pembinaan ini, masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap kaum intoleran yang bertentangan dengan Ideologi pancasila seperti halnya Khilafatul Muslimin.

“Selain pembinaan kepada masyarakat umum, kita juga bina mereka yang sudah terpapar Khilafatul Muslimin. Kita minta dan ajak mereka hentikan aktivitas Khilafatul Muslimin,” jelasnya.

Ia juga akan turun langsung melakukan pembinaan seperti di wilayah Klaten, Brebes, Kebumen, Jepara dan Purbalingga bersama tokoh-tokoh mayarakat agar bisa menuntun masyarakat untuk selalu waspada. Ia menyebut lokasi itu diduga menjadi basis Khilafatul Muslimin dan juga wilayah rawan gerakan intoleran.

“Yang sudah kita bertemu langsung dan lakukan pembinaan yaitu di Kabupaten Klaten. Kemudian di Brebes kita temui tokoh masyarakat dan 10 ormas sudah deklarasi untuk waspada. Komunitas intelijen juga sudah kita rangkul dan kita juga lakukan pembinaan di kebumen, jepara dan Purbalingga,” terangnya.

“Ada sekitar 300 orang yang diduga sebagai anggota gerakan radikalisme. Kita sedang pastikan secara by name by address (nama dan asalnya),” tambahnya.

Selain di wilayah itu, pembinaan juga akan dilakukan secara merata di semua Kabupaten atau Kota di Jateng. Ia menghimbau masyarakat agar waspada terhadap pergerakan Khilafatul Muslimin dan gerakan Radikalisme lainnya.

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved