RASIKAFM.COM

📆 12 August 2022 🇮🇩 🕓 15:21

Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila

SEMARANG – Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng akan terus gencar melakukan pembinaan dan penguatan idelogi Pancasila kepada generasi ke generasi.

Kepala Kesbangpol Jateng, Haerudin menjelaskan, hal ini dilakukan agar tidak muncul paham khilafah radikalisme mengingat setelah adanya pergerakan Khilafatul Muslimin di beberapa daerah di Jateng.

Kabar Terkait
Tiga Orang Petinggi Khilafatul Muslimin Yang Serukan Khilafah di Brebes Ditetapkan Tersangka

Ia menerangkan, setelah ramai terkait penyebaran paham itu, pihaknya langsung melakukan pergerakan dengan membina dan mengajarkan arti-arti nilai kebangsaan Indonesia kepada berbagai kalangan masyarakat. Pembinaan ini akan dilakukan bersama Kesbangpol Kabupaten Kota dan pihak berwenang lainnya.

“Kita gencarkan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat dengan menggandeng tokoh tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujarnya kepada wartawan Selasa (14/6/2022).

Diharapkan, dengan adanya pembinaan ini, masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap kaum intoleran yang bertentangan dengan Ideologi pancasila seperti halnya Khilafatul Muslimin.

“Selain pembinaan kepada masyarakat umum, kita juga bina mereka yang sudah terpapar Khilafatul Muslimin. Kita minta dan ajak mereka hentikan aktivitas Khilafatul Muslimin,” jelasnya.

Ia juga akan turun langsung melakukan pembinaan seperti di wilayah Klaten, Brebes, Kebumen, Jepara dan Purbalingga bersama tokoh-tokoh mayarakat agar bisa menuntun masyarakat untuk selalu waspada. Ia menyebut lokasi itu diduga menjadi basis Khilafatul Muslimin dan juga wilayah rawan gerakan intoleran.

“Yang sudah kita bertemu langsung dan lakukan pembinaan yaitu di Kabupaten Klaten. Kemudian di Brebes kita temui tokoh masyarakat dan 10 ormas sudah deklarasi untuk waspada. Komunitas intelijen juga sudah kita rangkul dan kita juga lakukan pembinaan di kebumen, jepara dan Purbalingga,” terangnya.

“Ada sekitar 300 orang yang diduga sebagai anggota gerakan radikalisme. Kita sedang pastikan secara by name by address (nama dan asalnya),” tambahnya.

Selain di wilayah itu, pembinaan juga akan dilakukan secara merata di semua Kabupaten atau Kota di Jateng. Ia menghimbau masyarakat agar waspada terhadap pergerakan Khilafatul Muslimin dan gerakan Radikalisme lainnya.

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Liga Askot Semarang 2022 Kembali Bergulir, Ratusan Match Akan Tersaji

Liga Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Semarang kembali bergulir pada tahun 2022 ini dimana sebelumnya kompetisi tahunan ini sempat terhenti karena pandemi. Pembukaan kompetisi sepak bola usia muda itu dilakukan secara simbolis dengan menendang bola kick off pertama di stadion Citarum Semarang Kamis (11/8/2022) sore.

Geger! Penemuan Jasad di Sungai Sriwijaya Semarang

Warga digegerkan dengan penemuan jasad di sungai Jalan Sriwijaya, Candisari atau tepatnya di depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng), Kamis (11/8/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Dampingi Jokowi, Serunya Ganjar Ajak Anak-anak Nyanyi

Muhammad Jafran Multazam, memanggil nama Ganjar Pranowo berulangkali dari gendongan ibunya saat menyaksikan Gubernur Jawa Tengah itu mendampingi Presiden Joko Widodo dalam penanaman bibit kelapa genjah di Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Kamis (11/8/2022).

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: