KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila

Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila

Cegah Paham Khilafah Radikalisme, Kesbangpol Jateng Gencarkan Pembinaan Ideologi Pancasila

SEMARANG – Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jateng akan terus gencar melakukan pembinaan dan penguatan idelogi Pancasila kepada generasi ke generasi.

Kepala Kesbangpol Jateng, Haerudin menjelaskan, hal ini dilakukan agar tidak muncul paham khilafah radikalisme mengingat setelah adanya pergerakan Khilafatul Muslimin di beberapa daerah di Jateng.[irp posts=”38154″ name=”Tiga Orang Petinggi Khilafatul Muslimin Yang Serukan Khilafah di Brebes Ditetapkan Tersangka”]

Ia menerangkan, setelah ramai terkait penyebaran paham itu, pihaknya langsung melakukan pergerakan dengan membina dan mengajarkan arti-arti nilai kebangsaan Indonesia kepada berbagai kalangan masyarakat. Pembinaan ini akan dilakukan bersama Kesbangpol Kabupaten Kota dan pihak berwenang lainnya.

“Kita gencarkan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat dengan menggandeng tokoh tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujarnya kepada wartawan Selasa (14/6/2022).

Diharapkan, dengan adanya pembinaan ini, masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap kaum intoleran yang bertentangan dengan Ideologi pancasila seperti halnya Khilafatul Muslimin.

“Selain pembinaan kepada masyarakat umum, kita juga bina mereka yang sudah terpapar Khilafatul Muslimin. Kita minta dan ajak mereka hentikan aktivitas Khilafatul Muslimin,” jelasnya.

Ia juga akan turun langsung melakukan pembinaan seperti di wilayah Klaten, Brebes, Kebumen, Jepara dan Purbalingga bersama tokoh-tokoh mayarakat agar bisa menuntun masyarakat untuk selalu waspada. Ia menyebut lokasi itu diduga menjadi basis Khilafatul Muslimin dan juga wilayah rawan gerakan intoleran.

“Yang sudah kita bertemu langsung dan lakukan pembinaan yaitu di Kabupaten Klaten. Kemudian di Brebes kita temui tokoh masyarakat dan 10 ormas sudah deklarasi untuk waspada. Komunitas intelijen juga sudah kita rangkul dan kita juga lakukan pembinaan di kebumen, jepara dan Purbalingga,” terangnya.

“Ada sekitar 300 orang yang diduga sebagai anggota gerakan radikalisme. Kita sedang pastikan secara by name by address (nama dan asalnya),” tambahnya.

Selain di wilayah itu, pembinaan juga akan dilakukan secara merata di semua Kabupaten atau Kota di Jateng. Ia menghimbau masyarakat agar waspada terhadap pergerakan Khilafatul Muslimin dan gerakan Radikalisme lainnya.

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]