URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini

DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini

DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, DPU, dan Dishub melakukan sidak ke lokasi jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kamis (11/6/2026) sore. Foto: win
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, DPU, dan Dishub melakukan sidak ke lokasi jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kamis (11/6/2026) sore. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Keluhan warga terkait kerusakan jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas langsung ditindaklanjuti Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. Bersama Komisi C, Dishub, dan DPU ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.

Dalam sidak tersebut, Bondan meninjau langsung ruas jalan yang mengalami kerusakan. Ia bersama rombongan menyusuri jalan yang telah ditimbun batu oleh warga sebagai upaya darurat mengatasi kerusakan. Kerusakan jalan diduga dipicu tingginya aktivitas kendaraan berat pengangkut material tambang milik PT Mahidara Artha Sangkara. Material hasil tambang tersebut diketahui digunakan untuk mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jragung di Kecamatan Pringapus.

Menurut Bondan, kemarahan warga sangat beralasan karena dampak aktivitas tambang tidak hanya menyebabkan jalan rusak, tetapi juga menimbulkan debu yang mengganggu lingkungan sekitar.

“Status jalan milik Pemerintah Kabupaten Semarang. Ketika pelaku usaha menggunakan fasilitas jalan ini, perusahaan juga wajib memperbaiki jalannya. Kondisinya rusak seperti ini dan masyarakat dirugikan. Harus segera ditindaklanjuti dalam minggu ini,” tegas Bondan.

Selain menyoroti kerusakan jalan, Bondan juga menemukan sejumlah ketentuan pengelolaan lingkungan yang diduga belum dijalankan secara maksimal oleh perusahaan. Padahal, ketentuan tersebut telah tercantum dalam dokumen Persetujuan Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui SK Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/24049655.

Beberapa poin yang disorot antara lain kewajiban pemberian jeda keberangkatan truk selama 30 menit, penggunaan terpal penutup muatan, pembersihan kendaraan sebelum keluar area tambang, hingga pembersihan jalan yang dilalui kendaraan pengangkut material. Seluruh kewajiban tersebut harus dipatuhi agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa merugikan masyarakat.

“Perusahaan menjanjikan perbaikan jalan pada hari Sabtu ini. Walaupun sifatnya masih tambal sulam, kami meminta seluruh ketentuan dalam dokumen pengelolaan lingkungan dipatuhi agar kerusakan jalan tidak terus berulang,” ujarnya.

Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Semarang untuk menyusun pengaturan terkait jenis dan tonase kendaraan yang diperbolehkan melintas di ruas jalan tertentu guna mencegah kerusakan serupa.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Semarang, Danang Eko Wahyuono, menjelaskan bahwa pihaknya menangani sekitar 1.227 kilometer ruas jalan kabupaten. Khusus ruas Karangjati–Ngobo, perbaikan telah dilakukan pada tahun lalu dengan anggaran sekitar Rp600 juta ditambah dukungan CSR dari PT Mahidara Artha Sangkara. Penanganan tersebut mencakup sekitar 500 meter jalan, namun masih terdapat sekitar 500 meter ruas yang belum tertangani karena keterbatasan anggaran.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat karena kondisi jalan saat ini memang belum sesuai harapan. Dengan anggaran yang terbatas, kami harus menangani seluruh ruas jalan kabupaten. Namun ruas ini tetap menjadi perhatian dan tahun ini masuk dalam program pemeliharaan rutin,” kata Danang.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah merencanakan penanganan lanjutan pada tahun 2027 dengan alokasi anggaran sekitar Rp900 juta. Danang juga mengakui bahwa tingginya tonase kendaraan tambang turut mempercepat kerusakan jalan dan menimbulkan gangguan debu bagi warga.

Sementara, Kepala Cabang PT Mahidara Artha Sangkara, Ivanka Yulianto, mengakui aktivitas perusahaan memberikan dampak terhadap kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Menurutnya, perusahaan telah beberapa kali menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa perbaikan infrastruktur jalan.

Salah satu perbaikan yang telah dilakukan adalah pembangunan jalan beton dari kawasan Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) hingga wilayah Pohon Karet.

“Kami akan melakukan evaluasi terkait pola perbaikan jalan ke depan agar kegiatan usaha dan pertambangan tetap berjalan, tetapi tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Terkait tuntutan warga mengenai kewajiban penggunaan terpal penutup muatan serta pengaturan jam operasional kendaraan tambang, Ivan menyatakan masukan tersebut akan disampaikan kepada manajemen perusahaan untuk ditindaklanjuti. (win)

BACA JUGA :

Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi...
09 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16
09 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai 0,8 meter pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 13.00–16.00 WIB. Kenaikan muka air laut di pesisir...
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban...
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau...
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar