KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terima Bantuan Gempa Cianjur dari Pengusaha, Mbak Ita Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Terima Bantuan Gempa Cianjur dari Pengusaha, Mbak Ita Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Terima Bantuan Gempa Cianjur dari Pengusaha, Mbak Ita Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

RASIKAFM.COM | SEMARANG Pemerintah Kota Semarang mulai menerima bantuan untuk korban gempa Cianjur. Bantuan tersebut mulai terkumpul di Posko Bantuan Peduli Bencana milik Pemerintah Kota Semarang. Bantuan yang terkumpul tidak hanya berasal dari dalam Kota Semarang saja, tapi juga beberapa kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah hari ini Pemkot Semarang telah menerima bantuan dari teman-teman pengusaha Tionghoa yang ada di Jawa Tengah. Ini ada 1.104 boks macam-macam bantuannya. Sebelumnya kami sampaikan kebutuhan (yang urgent) di sana adalah makanan siap saji, terpal dan popok atau pampers,” ujar pelaksana tugas wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di lobi kantor wali kota Semarang, Senin (28/11).

“Sehingga dalam bantuan yang diserahkan ada kornet, mie instan cup, biskuit, susu. Dan yang terakhir nanti ada tambahan bantuan menyusul berupa terpal. Jadi 1.104 boks itu belum termasuk terpal,” lanjut Mbak Ita, begitu ia biasa disapa.

Pemerintah Kota Semarang sendiri telah membuka Posko Bantuan Peduli Bencana, yang siap menerima bantuan bagi korban bencana gempa. Posko tersebut mulai dibuka pada Jum’at (25/11) sampai dengan Rabu (30/11) pukul 21.00 WIB yang bertempat di P3DN Balai Kota Semarang. Menurut rencana semua bantuan yang terkumpul nantinya akan dikirim ke Cianjur sekaligus pada hari Kamis, (1/12).

Mbak Ita meminta dinas-dinas yang terlibat seperti BPBD, Dinas Sosial dan lainnya supaya saling koordinasi agar pendistribusian bantuan nantinya dapat berjalan dengan baik. “Pemerintah kota Semarang mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang sudah mau berbagi kepada saudara kita yang ada di Cianjur. Semoga di sana bisa diterima oleh pihak yang berwenang atau pemerintah Cianjur sehingga akan memberikan (membagikan) bantuan itu secara tepat sasaran,” tutup Mbak Ita.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Arif Rudianto mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa Cianjur pada saat pembukaan posko. “Kami menerima donasi dalam bentuk apapun untuk meringankan beban korban gempa. Jika ingin menyumbang bisa langsung ke posko di depan gedung P3DN,” ujar Arif.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]