KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Wali Kota Salatiga Yuliyanto Canangkan Gerakan Serval Kepada Pasien Covid-19 Yang Telah Sembuh

Wali Kota Salatiga Yuliyanto Canangkan Gerakan Serval Kepada Pasien Covid-19 Yang Telah Sembuh

Wali Kota Salatiga Yuliyanto Canangkan Gerakan Serval Kepada Pasien Covid-19 Yang Telah Sembuh

Wali Kota Salatiga Yuliyanto

RASIKAFM – Menurut orang nomor satu dikota Salatiga ini Gerakan Serval (seruan konvalesen) bertujuan untuk membantu pasien yang membutuhkan donor plasma konvalesen.

Yuliyanto mengatakan dirinya dan keluarga berkomitmen membantu pasien Covid-19 karena pengalaman sekeluarganya pernah terpapar virus tersebut. “Anak saya kemarin itu sempat parah hingga membutuhkan donor plasma konvalesen, sekarang ini kesempatan kami membantu pasien lain yang harus didonor plasma konvalesen,” jelasnya, Kamis (22/7/2021) di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga.

Awalnya, seluruh anggota keluarga Yuliyanto berniat menjadi donor plasma konvalesen. “Namun kan ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, jadi ini sementara saya dan anak tertua yang donor,” ungkapnya.

dirinya meminta Dinas Kesehatan Kota Salatiga untuk melakukan pendataan terhadap ASN yang pernah terpapar Covid-19 untuk menjadi peserta donor. “ASN yang terkena Covid-19 kan juga banyak, kalau yang memenuhi syarat menjadi pendonor plasma konvalesen, maka saya minta segera mendaftar secara sukarela,” kata Yuliyanto.

Selain itu, Yuliyanto juga berharap masyarakat yang telah sembuh juga tidak segan-segan mendonorkan plasmanya dengan menghubungi PMI. “Kita lihat sekarang ini banyak yang kebingungan mencari donor karena banyak pasien yang telah sembuh enggan menjadi donor, ayo sekarang kita saling bantu untuk menyelamatkan pasien yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dengan pendataan tersebut diharapkan saat ada yang membutuhkan, bisa lebih mudah dan cepat mendapatkan. “Ini pentingnya bank data pasien, untuk memudahkan agar pasien tidak kebingungan mencari pendonor,” kata Yuliyanto.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang