URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Kudus menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan mulai 29 Juni hingga 30 November 2026 sebagai langkah menghadapi musim kemarau. Keputusan tersebut diumumkan Bupati Sam'ani Intakoris di Kudus, Jumat, agar BPBD bersama instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat penanganan, serta memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak yang mulai mengalami kekeringan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Kudus Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla hingga November 2026

Pemkab Kudus Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla hingga November 2026

Pemkab Kudus Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla hingga November 2026

featured-img
📰 Dikutip dari: antara.com

BACA JUGA :

Penerbangan Semarang-Jakarta Ditambah, Pilihan Waktu Perjalanan Makin Banyak
Penerbangan Semarang-Jakarta Ditambah, Pilihan Waktu Perjalanan Makin Banyak
Gubernur Jateng: Investasi Padat Karya Jadi Prioritas, Green Economy dan UMKM Ikut Didorong
Gubernur Jateng: Investasi Padat Karya Jadi Prioritas, Green Economy dan UMKM Ikut Didorong
Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang, Satu Balita Meninggal dan Dua Korban Luka Bakar
Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang, Satu Balita Meninggal dan Dua Korban Luka Bakar
Viral Tiga Remaja Bawa Celurit di Lingkar Ambarawa, Polisi Cegah Duel
Viral Tiga Remaja Bawa Celurit di Lingkar Ambarawa, Polisi Cegah Duel
Panas Bumi Gunung Ungaran Berpotensi Hasilkan Listrik 55 MW
Panas Bumi Gunung Ungaran Berpotensi Hasilkan Listrik 55 MW
Pemkab Jepara Perbanyak Sumur Bor dan Pipanisasi Antisipasi Kekeringan
Pemkab Jepara Perbanyak Sumur Bor dan Pipanisasi Antisipasi Kekeringan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan