[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Arti Desil 1 sampai 10

Arti Desil 1 sampai 10

Arti Desil 1 sampai 10

Desil merupakan pembagian masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Angka yang lebih kecil menunjukkan kelompok dengan kondisi kesejahteraan relatif lebih rendah.

  • Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Kelompok ini menjadi bagian yang sangat diprioritaskan dalam berbagai program perlindungan sosial sesuai ketentuan masing masing program.
  • Desil 2 termasuk kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah. Posisi ini masih berada dalam kelompok prioritas untuk berbagai bantuan yang menggunakan data kesejahteraan sebagai salah satu dasar penetapan.
  • Desil 3 berada pada kelompok kesejahteraan rendah dan tetap menjadi bagian penting dalam penargetan sejumlah program pemerintah yang ditujukan kepada keluarga miskin atau rentan miskin.
  • Desil 4 masih termasuk kelompok dengan kondisi ekonomi relatif rendah. Kelompok ini dapat menjadi sasaran prioritas program tertentu sesuai kriteria serta kuota yang ditetapkan pemerintah.
  • Desil 5 berada di sekitar kelompok menengah bawah dan masih dapat memperoleh bantuan tertentu. Kelompok ini tidak otomatis memperoleh seluruh program hanya berdasarkan angka desil.
  • Desil 6 sampai 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi dibanding kelompok sebelumnya. Peluang memperoleh bantuan tertentu dapat lebih terbatas sesuai ketentuan program.

Pembagian tersebut perlu dibaca secara hati hati karena setiap program pemerintah dapat mempunyai aturan penerima yang berbeda. Desil bukan satu satunya dasar untuk menetapkan seseorang sebagai penerima seluruh bantuan.

Status Desil DTSEN Diperbarui Setiap Triwulan

Data kesejahteraan masyarakat bersifat dinamis karena kondisi keluarga dapat berubah. Sumber menyebut proses pemeringkatan ulang dilakukan BPS setiap tiga bulan sehingga posisi desil dapat mengalami perubahan.

Perubahan tersebut dapat terjadi ketika keadaan sosial ekonomi rumah tangga berubah atau terdapat pembaruan informasi kependudukan. Karena itu, hasil pemeriksaan pada satu periode belum tentu sama dengan periode berikutnya.

Pembaruan berkala juga menjelaskan mengapa seseorang yang sebelumnya berada pada desil tertentu dapat mengalami perubahan posisi. Pemerintah membutuhkan data yang terus diperbarui agar pemetaan kesejahteraan lebih sesuai kondisi masyarakat.

Kenapa Desil Kecil Tidak Dapat Bansos?

Masuk desil rendah tidak berarti seseorang otomatis menerima seluruh bantuan pemerintah. Setiap program mempunyai sasaran, persyaratan, kuota, serta mekanisme verifikasi yang dapat berbeda sesuai kebijakan program.

Artinya, keluarga pada desil 1 sampai 4 memang memiliki posisi prioritas dalam sejumlah bantuan, tetapi hasil akhir tetap bergantung pada program yang dimaksud dan ketentuan penerimanya.

Ada pula kondisi ketika data desil sudah rendah, tetapi bantuan belum diterima karena program tertentu memiliki sasaran khusus. Status penerima juga dapat dipengaruhi proses verifikasi serta ketersediaan kuota.

Sebaliknya, terdapat program yang memungkinkan kelompok desil tertentu memperoleh bantuan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, angka desil sebaiknya tidak dipahami sebagai jaminan pasti menerima bansos.

Jika Desil Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi

Masyarakat yang merasa posisi desil tidak menggambarkan keadaan keluarga dapat mengajukan pembaruan data melalui jalur yang tersedia. Proses tersebut bertujuan memperbaiki informasi berdasarkan kondisi sebenarnya.

Datangi kantor desa atau kelurahan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga sebagai dokumen identitas yang diperlukan dalam proses pemeriksaan data.

Sampaikan kepada petugas bahwa kondisi sosial ekonomi keluarga tidak sesuai dengan data yang tercatat dan meminta proses pembaruan melalui mekanisme yang berlaku.

Operator dapat membantu mengajukan pembaruan melalui sistem SIKS-NG sesuai kewenangan pemerintah daerah dan mekanisme pemutakhiran data.

Tunggu proses verifikasi lapangan apabila diperlukan. Sumber menyebut perubahan dapat membutuhkan waktu beberapa bulan, bahkan mencapai enam bulan tergantung proses dan antrean.

Pengajuan perubahan tidak berarti desil akan langsung turun setelah permohonan disampaikan. Data perlu diperiksa agar perubahan yang dilakukan benar benar mencerminkan keadaan keluarga berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi.

Cek Desil Bukan Jaminan Mendapat Bantuan

Pengecekan desil berfungsi membantu masyarakat mengetahui posisi keluarga dalam pemetaan kesejahteraan yang tercatat. Hasil tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai surat keputusan otomatis mengenai penerimaan bantuan.

Hal ini penting karena setiap program pemerintah memiliki aturan sendiri. KIP Kuliah, PIP, PKH, BPNT, PBI JK, dan program lainnya dapat menggunakan kriteria yang berbeda sesuai tujuan serta kebijakan masing masing.

Karena itu, masyarakat sebaiknya melihat desil sebagai informasi mengenai posisi sosial ekonomi keluarga, bukan sebagai kepastian bahwa bantuan tertentu akan cair atau diterima.

BACA JUGA :

Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat sebagai bentuk terima kasih sekaligus upaya mempererat hubungan dengan nasabah.
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Salatiga beri Apresiasi Khusus
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pemprov Jawa Tengah bersama Bank Indonesia Jawa Tengah menggelar CJIBF 2026 di Jakarta, Rabu (27/8), untuk memperkuat investasi berkelanjutan. Forum tersebut menawarkan 26 proyek unggulan dan menghasilkan 37 Letter of Intent (LoI) dari 60 pertemuan bisnis dengan rencana investasi Rp19,6 triliun, di tengah realisasi investasi semester I mencapai Rp59,94 triliun.
CJIBF 2026 Perkuat Investasi Berkelanjutan Jawa Tengah
Optimisme masyarakat terhadap perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Juli 2026 dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 113,09. Kondisi tersebut menunjukkan konsumen masih optimistis terhadap ekonomi saat ini dan prospek ke depan, didukung persepsi positif terhadap penghasilan, konsumsi, lapangan kerja, dan kegiatan usaha.
Bukan Cuma Hari Ini, Konsumen Jateng Optimistis Enam Bulan ke Depan
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px