[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tinjau Lokasi Ledakan Mercon, Kapolda Jateng Inisiasi Perbaikan 11 Rumah Warga Terdampak

Kapolda dan pejabat utama Polda Jateng meninjau rumah-rumah warga yang terdampak ledakan mercon dan sepakat untuk bahu-membahu memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak. Kapolda juga mengungkapkan bahwa jenis ledakan yang terjadi adalah low explosive dan pihak kepolisian telah menemukan kantong plastik beserta sejumlah bahan pembuat mercon di sumber ledakan.

Waduh! Dua Remaja Jadi Korban Penyerangan Sekelompok Pemuda Bercelurit di Exit Tol Ungaran

Warga Kabupaten Semarang digegerkan oleh aksi penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dengan senjata tajam. Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah Polres Semarang melaksanakan operasi cipta kondisi selama bulan Ramadan. Dalam sebuah rekaman video berdurasi 25 detik, terlihat dua remaja panik karena sepeda motornya rusak parah.

Diduga Hendak Digunakan Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor “Protolan” Disita Polisi

Operasi Cipta Kondisi Polres Semarang dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat Kabupaten Semarang selama Ramadan dilakukan dengan patroli kasat mata pada pengguna jalan, knalpot brong, kelengkapan kendaraan, dan tempat hiburan. Selama operasi, Polres Semarang berhasil mengamankan 20 kendaraan yang melanggar aturan dan memberikan sanksi tilang.

Sudah Tradisi, Gereja Santo Paulus Miki Salatiga Kembali Bagikan Takjil Gratis Bagi Warga yang Melintas

Gereja Santo Paulus Miki Salatiga kembali membagikan ratusan takjil kepada warga, terutama yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini dilaksanakan di depan gereja saat sore hari dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama di Kota Salatiga.

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Gereja Santo Paulus Miki Salatiga kembali bagikan ratusan takjil kepada para warga khususnya yang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini digelar di depan Gereja Santo Paulus Miki saat sore bertujuan menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama khususnya di Kota Salatiga.

Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja Santo Paulus Miki, Epsilon Dewanto mengatakan bahwa kegiatan bagi-bagi takjil ini rutin dilakukan sejak enam tahun lalu.

“Bagi-bagi takjil ini juga bertujuan agar menumbuhkan rasa toleransi umat beragama dan menyemarakkan Kota Salatiga sebagai kota tertoleran, ini program tahunan rutin paroki Salatiga untuk menyemarakkan kota Salatiga sebagai kota toleransi,” kata Epsilon Minggu (26/3/2023).

Pihaknya melibatkan Pemuda Gereja yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Katolik Salatiga (KMKS), hal ini juga untuk mengajarkan toleransi pada generasi muda.

“Ini juga sebagai bentuk toleransi untuk kalangan generasi muda,” ujarnya.

Setiap hari pihaknya membagikan takjil kepada para pengguna jalan sekitar 200 buah takjil.

“Tidak pasti saat pembagian takjil ini, tapi yang pasti itu setiap hari kami membagikan 200 buah takjil kepada para pengguna jalan khususnya di depan Gereja Santo Paulus Miki,” tambahnya.

Pembagian takjil ini akan dilakukan selama 30 hari atau selama bulan Ramadhan.

Sementara itu, Warga Salatiga, Abit mengungkapkan ia merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Saya terbantu, apalagi kan sebentar lagi akan buka puasa jadi bisa menambah menu buka di rumah,” kata Abit.

Dirinya juga merasa senang mendapatkan takjil yang diberikan oleh Gereja Santo Paulus Miki.

“Saya senang, kan seperti ini dapat menjalin silaturahmi dengan para warga yang berbeda agama,” paparnya.

Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja Santo Paulus Miki, Epsilon Dewanto saat diwawancarai media

Seorang Ibu Curhat, Anaknya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Berkebutuhan Khusus

Ibu “S” mengungkapkan kisah harunya tentang anak berkebutuhan khusus yang dikeluarkan dari sekolah. Diskusi “Aku ABK Aku Bisa” yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW membahas tantangan pendidikan inklusi di Salatiga. Mahasiswa magang dan dosen Fakultas Psikologi siap berkontribusi untuk mewujudkan Salatiga sebagai Kota Inklusi yang sebenarnya.”

Isi Kegiatan Ramadan, Ratusan Warga Binaan Rutan Salatiga ‘Ngaos Al Quran’

Meriahkan bulan suci Ramadan 1444, santriwan dan santriwati Warga Binaan di Rutan Salatiga tadarusan Al Quran bersama. Dalam kegiatan 'Ngaos Al Quran', ratusan peserta membaca ayat suci Al Quran di masjid, selasar, hingga kamar hunian. Rutan Salatiga juga mengadakan pesantren Ramadan, kajian Al Quran dan Hadist, serta kegiatan lainnya untuk mengisi bulan Ramadan.

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Berbagai cara dilakukan umat Islam dalam mengisi ibadah dan kegiatan di bulan suci ramadan 1444. Salah satunya dengan tadarusan atau membaca ayat – ayat suci Al Quran.

Seperti yang dilakukan ratusan Warga Binaan di Rutan Salatiga yang mengisi kegiatan dengan tadarus Al Quran baik yang dilakukan dimasjid, selasar Rutan, hingga dikamar – kamar hunian terdengar lantunan ayat suci Al Quran.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan awal bulan ramadan ini kami membuat terobosan dengan istilah ‘Ngaos Al Quran’ yang menjadi kegiatan positif untuk santriwan santriwati Warga Binaan disini.

“Dengan suka cita menyambut bulan suci ramadan ini, kami membuat kegiatan ‘Ngaos Al Quran’ atau tadarus bersama santriwan santriwati Rutan Salatiga, selain menjadi positif diawal ramadan ini menjadi cara untuk meraih pahala,” kata Andri.
Andri berharap santriwan santriwati (sebutan WBP yang bergama Islam) untuk terbebas dari buta huruf Al Quran.

Dalam memeriahkan dan mengisi kegiatan Bulan Ramadan sendiri, Rutan Salatiga sudah menjadualkan berbagai macam kegiatan baik secara internal maupun menggandeng pihak-pihak dari luar.

“Kami juga menggandeng berbagai pihak dalam mengisi bulan Ramadhan, selain tadarus kami juga ada pesantren Ramadhan, kajian Al Quran dan Hadist serta kegiatan lain,” pungkasnya.

Sementara itu Nila salah satu peserta kegiatan yang terjerat perkara Narkoba menyatakan sangat senang dan terharu dengan program Ngaos Al Quran ini.

“Saya sangat senang dan terharu dengan program ini, kegiatan ini menjadikan saya lebih lancar membaca Al Quran dan bisa banyak beribadah disini,” tambahnya.

– Nila salah satu peserta kegiatan Ngaos Al Quran saat diwawancarai media.
– Suasana saat berlangsungnya Ngaos Al Quran

Diduga Akan Perang Sarung, Belasan Remaja Bersepeda Motor di Salatiga Ditangkap

Belasan remaja yang diduga akan perang sarung berhasil diamankan oleh Polres Salatiga dalam patroli malam yang dilakukan pada Jumat (24/3/2023) hingga Sabtu (25/3/2023) dini hari. Patroli gabungan dari unit Satreskrim, Satlantas, Satintelkam serta polsek berkeliling ke lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi tempat perang sarung. Sebanyak 15 remaja berhasil diamankan beserta dengan 14 kendaraan sepeda motor yang digunakan para remaja.

Belasan remaja yang diduga akan perang sarung berhasil diamankan oleh Polres Salatiga dalam patroli malam yang dilakukan pada Jumat (24/3/2023) hingga Sabtu (25/3/2023) dini hari. Patroli gabungan dari unit Satreskrim, Satlantas, Satintelkam serta polsek berkeliling ke lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi tempat perang sarung. Sebanyak 15 remaja berhasil diamankan beserta dengan 14 kendaraan sepeda motor yang digunakan para remaja.

Seorang Wanita di Salatiga Nekat Tinggalkan Motor, Saat Mobil Pemadam Melintas, Hingga Viral di Medos

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Seorang wanita paruh baya nampak meninggalkan sepeda motornya di tengah jalan saat mobil Damkar akan melintas di kawasan pertigaan Cebongan , Jumat (24/3/2023). Vidio berdurasi 15 detik itupun kini viral di Medsos.

Wanita yang belakangan diketahui bekerja disebuah pabrik itu diduga kaget dengan suara sirine mobil pemadam kebakaran hingga berlari meninggalkan sepeda motornya di jalan.

Dalam video tersebut, tampak sebuah mobil pemadam kebakaran melaju dan melewati traffic light sambil membunyikan sirine. Tak lama kemudian terdengar suara petugas setengah berteriak.

“Motor maju, motor maju. Buka jalur! buka jalur!” kata petugas di dalam mobil sambil membunyikan klakson.

Tak Lama kemudian beberapa sepeda motor mulai bergeser, sebuah motor yang dinaiki oleh seorang wanita tiba-tiba terjatuh. Pengendara tampak panik dan berlari meninggalkan sepeda motornya di tengah jalan.

“Jangan panik, Mbak. Jangan panik,” terdengar suara diduga petugas pemadam kebakaran.

seorang wanita yang meninggalkan motornya saat mobil Damkar melintas kini viral di medsos (Vidio:/ist)

Terpisah Kepala Seksi Pencegahan dan Inspeksi Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Salatiga, Betty Wahyu Nilla Sari membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, ada seorang pengendara motor yang meninggalkan motor di tengah jalan, Jumat (24/3/2023) karena panik saat mobil pemadam kebakaran melintas.

“Itu di simpang tiga Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, tim sedang bergerak menuju lokasi kebakaran,” kata Betty.

Betty mengungkapkan, saat itu Pemadam Kebakaran Kota Salatiga menerima laporan adanya kebakaran di PT. Prima Diva Group Desa Patemon, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

“Tim bergerak ke lokasi, sampai di simpang Cebongan, traffic light menyala merah, jadi banyak kendaraan berhenti. Mobil bersirene dan membunyikan klakson agar kendaraan yang berhenti memberi jalan mobil damkar,” ungkapnya.

Tiba-tiba ada pengendara motor yang panik dan berlari meninggalkan motor.

“Mungkin karena panik atau grogi, pengendara tersebut jatuh dan berlari meninggalkan sepeda motornya. Semoga tidak mengalami luka,” jelas Betty.

Pihaknya menegaskan bahwa sesuai Undang-Undang, kendaraan pemadam kebakaran yang bertugas mendapat prioritas di jalan raya.

“Jadi ini harus dipahami juga oleh pengendara lain, suara sirene cukup keras agar jadi peringatan pengendara lain untuk segera menepikan kendaraannya saat mobil damkar lewat,” paparnya.

Selain itu, mobil damkar juga diperbolehkan melawan arus agar segera sampai lokasi kebakaran. “Ini juga berulang kali kami lakukan saat menangani kebakaran. Jadi saat ada sirene damkar, langsung tepikan kendaraan, di tempat yang aman sampai mobil damkar lewat,” tutup Betty.