KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Diduga Hendak Digunakan Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor “Protolan” Disita Polisi

Diduga Hendak Digunakan Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor “Protolan” Disita Polisi

Diduga Hendak Digunakan Balap Liar, Puluhan Sepeda Motor “Protolan” Disita Polisi

(Foto/ dok. Humas Polres Semarang)
Puluhan kendaraan roda dua yang diduga hendak digunakan untuk ajang balap liar diamankan petugas Polres Semarang, Sabtu (25/3/2023) malam.

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Polres Semarang menggelar operasi cipta kondisi dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat Kabupaten Semarang selama melaksanakan ibadah di bulan ramadan.

Sasaran kegiatan tersebut adalah pengguna jalan yang menggunakan knalpot brong, kelengkapan kendaraan serta tempat hiburan. Operasi itu dilaksanakan secara patroli kasat mata pada sejumlah titik di wilayah Kabupaten Semarang.

“Kami lakukan patroli dan monitoring secara kasat mata kepada pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua tanpa kelengkapan. Terutama penggunaan knalpot brong dari pukul 22.00 WIB hingga menjelang sahur,” ungkap KBO Sat Samapta Polres Semarang Ipda Wisnu Darmawan di sela kegiatan, Sabtu (25/3/2023) malam.

Dijelaskan Wisnu, kegiatan yang dimulai dari Mapolres Semarang tersebut dibagi menjadi dua kelompok dengan diikuti 75 personel dari berbagai fungsi. Kelompok pertama melaksanakan patroli tempat hiburan di wilayah Bandungan, dan kelompok kedua melaksanakan patroli di jalur atau lokasi yang sering dijadikan tempat balapan liar dari kota Ungaran hingga Pasar Projo Ambarawa.

“Untuk hasil dari monitoring pengguna kendaraan roda dua kami mengamankan 20 kendaraan dengan memberikan sanksi tilang. Kondisinya macam-macam, ada yang protolan, ban kecil, tanpa spion bahkan tanpa lampu,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama sama menjaga situasi Kabupaten Semarang yang sudah kondusif.

“Mari jaga keamanan dan ketertiban secara bersama-sama, agar masyarakat nyaman beribadah di bulan ramadan ini,” katanya. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang