URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gereja Santo Paulus Miki Salatiga kembali membagikan ratusan takjil kepada warga, terutama yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini dilaksanakan di depan gereja saat sore hari dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama di Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sudah Tradisi, Gereja Santo Paulus Miki Salatiga Kembali Bagikan Takjil Gratis Bagi Warga yang Melintas

Sudah Tradisi, Gereja Santo Paulus Miki Salatiga Kembali Bagikan Takjil Gratis Bagi Warga yang Melintas

Sudah Tradisi, Gereja Santo Paulus Miki Salatiga Kembali Bagikan Takjil Gratis Bagi Warga yang Melintas

Sejumlah pengendara saat mendapatkan takjil dari Gereja Santo Paulus Miki Salatiga, Minggu (26/3/2023)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Gereja Santo Paulus Miki Salatiga kembali bagikan ratusan takjil kepada para warga khususnya yang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini digelar di depan Gereja Santo Paulus Miki saat sore bertujuan menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama khususnya di Kota Salatiga.

Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja Santo Paulus Miki, Epsilon Dewanto mengatakan bahwa kegiatan bagi-bagi takjil ini rutin dilakukan sejak enam tahun lalu.

“Bagi-bagi takjil ini juga bertujuan agar menumbuhkan rasa toleransi umat beragama dan menyemarakkan Kota Salatiga sebagai kota tertoleran, ini program tahunan rutin paroki Salatiga untuk menyemarakkan kota Salatiga sebagai kota toleransi,” kata Epsilon Minggu (26/3/2023).

Pihaknya melibatkan Pemuda Gereja yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Katolik Salatiga (KMKS), hal ini juga untuk mengajarkan toleransi pada generasi muda.

“Ini juga sebagai bentuk toleransi untuk kalangan generasi muda,” ujarnya.

Setiap hari pihaknya membagikan takjil kepada para pengguna jalan sekitar 200 buah takjil.

“Tidak pasti saat pembagian takjil ini, tapi yang pasti itu setiap hari kami membagikan 200 buah takjil kepada para pengguna jalan khususnya di depan Gereja Santo Paulus Miki,” tambahnya.

Pembagian takjil ini akan dilakukan selama 30 hari atau selama bulan Ramadhan.

Sementara itu, Warga Salatiga, Abit mengungkapkan ia merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Saya terbantu, apalagi kan sebentar lagi akan buka puasa jadi bisa menambah menu buka di rumah,” kata Abit.

Dirinya juga merasa senang mendapatkan takjil yang diberikan oleh Gereja Santo Paulus Miki.

“Saya senang, kan seperti ini dapat menjalin silaturahmi dengan para warga yang berbeda agama,” paparnya.

Wakil Ketua Dewan Paroki Gereja Santo Paulus Miki, Epsilon Dewanto saat diwawancarai media

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara