URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Belasan remaja yang diduga akan perang sarung berhasil diamankan oleh Polres Salatiga dalam patroli malam yang dilakukan pada Jumat (24/3/2023) hingga Sabtu (25/3/2023) dini hari. Patroli gabungan dari unit Satreskrim, Satlantas, Satintelkam serta polsek berkeliling ke lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi tempat perang sarung. Sebanyak 15 remaja berhasil diamankan beserta dengan 14 kendaraan sepeda motor yang digunakan para remaja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Akan Perang Sarung, Belasan Remaja Bersepeda Motor di Salatiga Ditangkap

Diduga Akan Perang Sarung, Belasan Remaja Bersepeda Motor di Salatiga Ditangkap

Diduga Akan Perang Sarung, Belasan Remaja Bersepeda Motor di Salatiga Ditangkap

Belasan remaja yang diduga akan perang sarung berhasil diamankan oleh Polres Salatiga dalam patroli malam yang dilakukan pada Jumat (24/3/2023) hingga Sabtu (25/3/2023) dini hari. Patroli gabungan dari unit Satreskrim, Satlantas, Satintelkam serta polsek berkeliling ke lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi tempat perang sarung. Sebanyak 15 remaja berhasil diamankan beserta dengan 14 kendaraan sepeda motor yang digunakan para remaja.
Foto dok IST
Para remaja yang bersiap perang sarung ditangkap anggota Polres Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Belasan remaja yang diduga akan perang sarung berhasil diamankan Polres Salatiga, dalam sebuah patroli malam yang dilakukan Jumat (24/3/2023) malam hingga Sabtu (25/3/2023) dini hari tersebut, 15 remaja berhasil diamankan.

Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henri Widyoriani mengatakan patroli tersebut dilakukan secara gabungan.

“Instruksi Kapolres Salatiga secara jelas mengatakan, kalau ada remaja nongkrong bersiap perang sarung, harus segera dibubarkan,” ujarnya.

Henri mengungkapkan, patroli gabungan dari unit Satreskrim, Satlantas, Satintelkam serta polsek berkeliling ke lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi tempat perang sarung.

“Lokasi yang rawan di antaranya seputar Alun-alun Pancasila, pusat kota, Jalan Lingkar Salatiga (JLS), dan Pulutan,” ungka Henri.

Menurutnya di lokasi-lokasi tersebut, terdapat puluhan kelompok remaja yang bergerombol. “Dari jumlah tersebut, ada 15 remaja yang diamankan. Selain itu juga 14 kendaraan sepeda motor yang digunakan para remaja,” tambah kasi Humas Polres.

Menurut Henri, kelompok-kelompok tersebut janjian untuk perang sarung. “Ini sangat berbahaya, karena selain sarung yang dililit sedemikian rupa, mereka juga berkejaran di jalan raya. Kalau ada kendaraan yang lewat bisa tertabrak,” jelasnya.

Para remaja yang tertangkap, langsung diminta membuat surat pernyataan. Mereka juga harus dijemput oleh orangtuanya sebelum diperbolehkan pulang. “Kita lakukan pembinaan dan penyuluhan agar tak mengulangi perbuatannya,” paparnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara