URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ibu "S" mengungkapkan kisah harunya tentang anak berkebutuhan khusus yang dikeluarkan dari sekolah. Diskusi "Aku ABK Aku Bisa" yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW membahas tantangan pendidikan inklusi di Salatiga. Mahasiswa magang dan dosen Fakultas Psikologi siap berkontribusi untuk mewujudkan Salatiga sebagai Kota Inklusi yang sebenarnya."

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seorang Ibu Curhat, Anaknya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Berkebutuhan Khusus

Seorang Ibu Curhat, Anaknya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Berkebutuhan Khusus

Seorang Ibu Curhat, Anaknya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Berkebutuhan Khusus

Suasana diskusi “Aku ABK Aku Bisa” yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW.
Suasana diskusi “Aku ABK Aku Bisa” yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW.
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG -Pilu seorang ibu berinisial S mencurahkan isi hatinya tentang kisah anaknya yang berkebutuhan khusus dikeluarkan dari sekolah saat berada di kelas dua beberapa waktu yang lalu.

Ini menjadi pukulan yang telak sebagai orang tua dalam menghadapi anaknya yang berkebutuhan khusus.

Pernyataan haru dari Ibu S salah satu peserta yang hadir mengemuka dalam diskusi “Aku ABK Aku Bisa” yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Theatre DPRD pada Sabtu 25 Maret 2023 itu merupakan serangkaian kegiatan penutup mahasiswa Fakultas Psikologi yang sedang melakukan kegiatan magang di beberapa sekolah Sekolah Inklusi dan Yayasan Gadah Ati Salatiga.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Nunuk Dartini menyampaikan bahwa Salatiga sudah mendeklarasikan diri sebagai Salatiga Kota Pendidikan Inklusi sejak ditetapkan melalui Perwali No 11 Tahun 2013, kemudian ditindaklanjuti dengan menerbitkan Perwali No 12 Tahun 2019 tentang Unit Layanan Disabilitas Bidang Pendidikan Inklusif.

Namun harus diakui masih banyak persoalan yang harus segera ditindak lanjuti.

“Saya menyambut baik kegiatan ini, berharap dalam diskusi hari ini akan menjadikan bahan kajian untuk membuat rencana perbaikan kedepannya,“ Katanya.

Sebagai pengantar diskusi, anak anak magang dari Fakultas Psikologi UKSW melakukan pementasan yang alur ceritanya berasal dari kejadian nyata yang mereka temui selama mereka magang di Sekolah dan Yayasan Gadah Ati.

Mulai dari anak yang dikeluarkan dari sekolah, anak yang harus disendirikan belajarnya sampai pada kejadian anak yang tidak mendapatkan perhatian dan layanan khusus dr sekolah dan orang tuanya.

“Kami tergelitik dengan fenomena yang dihadapi oleh ABK di sekolah, di rumah maupun di masyarakat, sehingga kami angkat cerita ini dalam pementasan sebagai pemantik diskusi pagi ini,” Kata Felipe Porsa Jason Pamasela salah peserta magang.

Beberapa dosen Fakultas Psikologi yang hadir dalam kesempatan tersebut sangat memahami peran dan fungsinya sebagai perguruan tinggi yang menjadi bagain dari pentaholix pembangunan sebuah wilayah.

“Kami siap dilibatkan, banyak hal yg bisa dikerjasamakan, baik melalui magang seperti ini maupun program pengabdian masyarakat yang juga menjadi tanggunga jawab para dosen di Fakultas Psikologi UKSW Salatiga, “ Kata Dr. Wahyuni Kristinawati Psikolog dan Kepala Laboratorium S2 Fakultas Psikologi UKSW.

“Kami juga senang apabila bisa berkontribusi sehingga Salatiga sebagai Kota Inklusi bisa benar benar terwujud dan bisa mengahrumkan nama Salatiga,” Katanya menutup acara diskusi.

BACA JUGA :

Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved