[audio_player]
[posts_like_dislike]
Ibu "S" mengungkapkan kisah harunya tentang anak berkebutuhan khusus yang dikeluarkan dari sekolah. Diskusi "Aku ABK Aku Bisa" yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW membahas tantangan pendidikan inklusi di Salatiga. Mahasiswa magang dan dosen Fakultas Psikologi siap berkontribusi untuk mewujudkan Salatiga sebagai Kota Inklusi yang sebenarnya."

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seorang Ibu Curhat, Anaknya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Berkebutuhan Khusus

Seorang Ibu Curhat, Anaknya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Berkebutuhan Khusus

Seorang Ibu Curhat, Anaknya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Berkebutuhan Khusus

Suasana diskusi “Aku ABK Aku Bisa” yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW.
Suasana diskusi “Aku ABK Aku Bisa” yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW.

[@]Pilu seorang ibu berinisial S mencurahkan isi hatinya tentang kisah anaknya yang berkebutuhan khusus dikeluarkan dari sekolah saat berada di kelas dua beberapa waktu yang lalu.

Ini menjadi pukulan yang telak sebagai orang tua dalam menghadapi anaknya yang berkebutuhan khusus.

Pernyataan haru dari Ibu S salah satu peserta yang hadir mengemuka dalam diskusi “Aku ABK Aku Bisa” yang diadakan oleh Yayasan Gadah Ati, Dinas Pendidikan dan Fakultas Psikologi UKSW.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Theatre DPRD pada Sabtu 25 Maret 2023 itu merupakan serangkaian kegiatan penutup mahasiswa Fakultas Psikologi yang sedang melakukan kegiatan magang di beberapa sekolah Sekolah Inklusi dan Yayasan Gadah Ati Salatiga.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Nunuk Dartini menyampaikan bahwa Salatiga sudah mendeklarasikan diri sebagai Salatiga Kota Pendidikan Inklusi sejak ditetapkan melalui Perwali No 11 Tahun 2013, kemudian ditindaklanjuti dengan menerbitkan Perwali No 12 Tahun 2019 tentang Unit Layanan Disabilitas Bidang Pendidikan Inklusif.

Namun harus diakui masih banyak persoalan yang harus segera ditindak lanjuti.

“Saya menyambut baik kegiatan ini, berharap dalam diskusi hari ini akan menjadikan bahan kajian untuk membuat rencana perbaikan kedepannya,“ Katanya.

Sebagai pengantar diskusi, anak anak magang dari Fakultas Psikologi UKSW melakukan pementasan yang alur ceritanya berasal dari kejadian nyata yang mereka temui selama mereka magang di Sekolah dan Yayasan Gadah Ati.

Mulai dari anak yang dikeluarkan dari sekolah, anak yang harus disendirikan belajarnya sampai pada kejadian anak yang tidak mendapatkan perhatian dan layanan khusus dr sekolah dan orang tuanya.

“Kami tergelitik dengan fenomena yang dihadapi oleh ABK di sekolah, di rumah maupun di masyarakat, sehingga kami angkat cerita ini dalam pementasan sebagai pemantik diskusi pagi ini,” Kata Felipe Porsa Jason Pamasela salah peserta magang.

Beberapa dosen Fakultas Psikologi yang hadir dalam kesempatan tersebut sangat memahami peran dan fungsinya sebagai perguruan tinggi yang menjadi bagain dari pentaholix pembangunan sebuah wilayah.

“Kami siap dilibatkan, banyak hal yg bisa dikerjasamakan, baik melalui magang seperti ini maupun program pengabdian masyarakat yang juga menjadi tanggunga jawab para dosen di Fakultas Psikologi UKSW Salatiga, “ Kata Dr. Wahyuni Kristinawati Psikolog dan Kepala Laboratorium S2 Fakultas Psikologi UKSW.

“Kami juga senang apabila bisa berkontribusi sehingga Salatiga sebagai Kota Inklusi bisa benar benar terwujud dan bisa mengahrumkan nama Salatiga,” Katanya menutup acara diskusi.

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]