[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

288.219 Orang Nyanyikan Mars MTQ Nasional, Semarang Raih Rekor MURI

Sebanyak 288.219 orang serentak menyanyikan Mars MTQ Nasional XXXI dalam pembukaan MTQ di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut mencatat rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), dengan 24.957 peserta hadir langsung dan 263.262 peserta mengikuti secara daring dari sekolah se-Kota Semarang, termasuk 10.867 warga lintas agama.

Paduan Suara 87 Gereja Meriahkan MTQ Nasional XXXI di Semarang

Paduan Suara Akbar yang melibatkan 87 gereja di Kota Semarang memeriahkan panggung utama MTQ Nasional XXXI 2026 di Simpang Lima, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan lintas agama terhadap penyelenggaraan MTQ sekaligus memperkuat citra Semarang sebagai kota toleran melalui penampilan tiga lagu yang mengusung pesan persaudaraan dan kebersamaan.

40 Peserta Tunanetra Adu Merdu di MTQ Nasional XXXI Semarang

Sebanyak 40 peserta tunanetra mengikuti lomba Seni Baca Al-Qur’an golongan Tartil dan Tilawah Tunanetra dalam MTQ Nasional XXXI 2026 di BBPVP Semarang, Minggu (13/9/2026). Mereka berasal dari berbagai daerah dan bersaing menuju babak final. Penilaian mencakup tajwid, kefasihan, irama, dan suara, dengan sebagian peserta memanfaatkan hafalan serta mushaf Braille.

14 Gubernur dan 7 Wagub Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang

Sebanyak 14 gubernur dan tujuh wakil gubernur menghadiri pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026 di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (12/9/2026). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi kehadiran para pimpinan daerah sebagai simbol kebersamaan lintas agama dan daerah. Pembukaan MTQ dimeriahkan tari kolosal serta pemecahan rekor MURI melalui Mars MTQ secara hybrid.

Menag Nasaruddin Umar Dorong MTQ Nasional Lahirkan Sikap Qurani

Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah menjadi momentum melahirkan sikap Qurani dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan saat pembukaan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (12/9/2026). Ia menekankan penerapan nilai Al-Qur’an melalui kasih sayang, amanah, keadilan, persatuan, serta menjauhi kekerasan, korupsi, fitnah, dan hoaks.