RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

24 hari Jelang Lebaran, Menhub Kunjungi Terminal Tingkir Salatiga. Monitoring Kesiapan

24 hari Jelang Lebaran, Menhub Kunjungi Terminal Tingkir Salatiga. Monitoring Kesiapan

24 hari Jelang Lebaran, Menhub Kunjungi Terminal Tingkir Salatiga. Monitoring Kesiapan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan kunjungan kerja ke Terminal Tipe A Tingkir, Salatiga, pada Kamis (6/3/2025) untuk memantau kesiapan angkutan Lebaran 2025. Dalam kunjungan ini, ia menyoroti lima aspek utama, termasuk kesiapan petugas posko, kelayakan sarana terminal, pemantauan harga tiket, serta interaksi dengan calon penumpang guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik.
foto dok IST
Menhub saat lakukan kunjungan kerja di Terminal Tingkir Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melakukan kunjungan kerja ke Terminal Tipe A Tingkir, Salatiga pada Kamis (6/3/2025). Kunjungannya kali ini dalam rangka monitoring kesiapan angkutan Lebaran 2025.

Dalam kunjungan ini, Menhub Dudy menyoroti lima aspek utama guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat saat musim mudik.

Lima aspek yang menjadi fokus perhatian Menhub dalam kunjungan ini meliputi kesiapan petugas posko dalam menghadapi arus mudik, kelayakan sarana dan prasarana terminal, pemantauan harga tiket bus, serta interaksi langsung dengan calon penumpang untuk mengetahui kepuasan dan masukan mereka terhadap layanan terminal.

Selain itu, Menhub juga mengingatkan para kru bus agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Kepala Terminal Type A Tingkir Salatiga Vicky  Chandra Yanuar, menyampaikan harapannya bahwa kunjungan Menhub ini dapat menjadi motivasi bagi para petugas dalam meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Semoga dengan kunjungan Bapak Menteri Perhubungan di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga ini menjadikan spirit dan motivasi tersendiri terhadap petugas dalam meningkatkan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat kota Salatiga dan sekitarnya,” ujarnya kepada Rasika Jumat (7.3.2025)

Selain itu, Vicky juga menegaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

“Kami telah menyiapkan pemisahan ruang tunggu bagi penumpang yang merokok dan tidak merokok agar semua merasa nyaman. Selain itu, ada penambahan tiga unit charging station untuk mengantisipasi kebutuhan daya gadget penumpang serta peningkatan jadwal live music menjadi setiap hari selama musim angkutan Lebaran,” jelasnya.

pihaknya berharap dengan kesiapan ini layanan di Terminal Tingkir semakin optimal dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran 2025.

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran