URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lindu Aji Championship (LAC) akan menggelar kejuaran kick boxing di Gedung UTC, Jalan Kelud Raya No. 2 Kota Semarang pada Sabtu (10/12/2022) pada pukul 15.00-00.00 WIB. Pertandingan olahraga ini kembali diadakan setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19.

Mbak Google

KABAR RASIKA

50 Petarung akan Ikuti Kejuaraan Kick Boxing Lindu Aji Championship

50 Petarung akan Ikuti Kejuaraan Kick Boxing Lindu Aji Championship

50 Petarung akan Ikuti Kejuaraan Kick Boxing Lindu Aji Championship

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Lindu Aji Championship (LAC) akan menggelar kejuaran kick boxing di Gedung UTC, Jalan Kelud Raya No. 2 Kota Semarang pada Sabtu (10/12/2022) pada pukul 15.00-00.00 WIB. Pertandingan olahraga ini kembali diadakan setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19.

Kejuaraan kick boxing ini akan mencari petarung sejati dari 50 petarung yang mengikuti kejuaraan. Puluhan fighter itu diantaranya 14 dari Sasana Lindu Aji dan 36 dari 30 sasana yang berada di seluruh Indonesia.

Mewakili Ketua Panitia LAC 2022, Arnaz Agung Andrarasmara yakni Ketua Yayasan Lindu Aji, Freddy Gondo Wardoyo menjelaskan, kembalinya LAC merupakan permintaan banyak pihak termasuk pendiri Lindu Aji, Ikhwan Ubaidillah.

Gelaran LAC 2022 apalagi even ini sebagai agenda tahunan dan kejuaraan yang sudah berjalan ke 17 kali. Apalagi kejuaraan membuat insan pecinta olahraga bela diri rindu akan kejuaraan tersebut.

“Singkat cerita, empat bulan lalu saya diminta menggelar lagi oleh pendiri Yayasan Lindu Aji, Bapak Ikhwan Ubaidillah, dan saya jawab iya. Semua perizinan sudah lengkap, keamanan juga sudah siap, baik dari Polsek, Danpom sampai tim security Lindu Aji,” ujar Freddy saat dikonfirmasi, Selasa (6/12/2022).

Konferensi pers Lindu Aji Championship (LAC) akan menggelar kejuaran kick boxing yang akan dilaksanakan di Gedung UTC, Jalan Kelud Raya No. 2 Kota Semarang pada Sabtu (10/12/2022).

Pada LAC 2022 kali ini, Freddy menjelaskan akan mempertandingkan 25 partai. Tak hanya itu, dalam gelaran kali ini akan lebih meriah karena penonton pun berpeluang untuk turut menjadi pemenang lewat taburan door prize berupa Handphone, Sepeda, dan Sepeda Motor.

“LAC ini diikuti 50 petarung dari 30 sasana di Indonesia dan mempertandingkan 25 partai, bahkan fighter adal Tenggarong juga sudah tercatat akan tampil di edisi kali ini,” jelas Freddy.

Sementara itu, Panitia Pelaksana (Panpel) LAC 2022, Gunawan Wijaya menambahkan pendaftaran peserta sebelumnya dilakukan seleksi secara online dengan mengirimkan Vidio dan pengalaman bertarung, dan diputuskan 50 petarung yang dinilai terbaik.

“Kami menseleksi betul para calon peserta. Jika bicara peminat, ada lebih dari 200 orang, sebelumnya menyeleksi peserta yang mendaftar di LAC 2022 ini secara Online dan terpilih 50 petarung termasuk dari Lindu Aji,” katanya.

Ia menjelaskan ada beberapa kelas yang akan ditampilkan yakni mulai dari kelas 48 kilogram (kg), 54 kg, 57 kg, 60 kg, 63 kg, 65 kg, 67 kg, 71 kg, 75 kg, dan 75 kg ke atas.

“Sistemnya akan seperti kickboxing. Jadi satu lawan satu 3 menit kali tiga ronde,” papar salah satu tim pelatih Lindu Aji tersebut.

Menurutnya, para juara nanti juga berpeluang maju ke kejuaraan internasional. Karena Lindu Aji sudah berkoordinasi dengan International Sport Karate Association (ISKA) untuk membantu menyalurkan potensi bakat-bakat terbaik Tanah Air ke tataran lebih tinggi melalui LAC tahun ini.

Untuk menjaga keselamatan petarung, panitia juga mendaftarkan para petarung ke BPJS Kesehatan. Hal itu untuk mengatasi pertarungan nanti jika terjadi sesuatu seperti luka-luka.

Sementara itu Laga pertama akan digelar pada pukul 15.00 WIB, hingga selesai pada pukul 00.00 WIB. Total hadiah untuk LAC tahun ini disebut Gunawan mencapai Rp. 250 juta.

“LAC kali ini spesial sebab penonton yang membayar karcis sebesar Rp. 100 ribu, berhak atas undian doorprize sepeda motor, dan beberapa hadiah lain, selain itu 10 stand UMKM dilibatkan pada LAC ini,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026