KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gandeng Polres PUSBAKUM UIN Salatiga Gelar Sosialisasi Hukum

Gandeng Polres PUSBAKUM UIN Salatiga Gelar Sosialisasi Hukum

Gandeng Polres PUSBAKUM UIN Salatiga Gelar Sosialisasi Hukum

Pemerintah Kelurahan Tingkir Lor menggelar sosialisasi hukum bertema “Sosialisasi Penyelesaian Masalah Hukum Melalui Jalur Mediasi, Non-Litigasi, dan Pos Bantuan Hukum” bersama PUSBAKUM UIN Salatiga, Polres Salatiga, dan Kejaksaan Negeri Salatiga di Aula Kelurahan Tingkir Lor, Selasa (24/6/2025), untuk meningkatkan literasi hukum dan mendorong penyelesaian sengketa secara damai dan efektif.
Foto dok IST
Kelurahan Tingkir Lor gelar kegiatan sosialisasi hukum bekerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PUSBAKUM) UIN Salatiga, Polres Salatiga, dan Kejaksaan Negeri Salatiga.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kelurahan Tingkir Lor menggelar kegiatan sosialisasi hukum bekerja sama dengan Pusat Bantuan Hukum (PUSBAKUM) UIN Salatiga, Polres Salatiga, dan Kejaksaan Negeri Salatiga. Kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi Penyelesaian Masalah Hukum Melalui Jalur Mediasi, Non-Litigasi, dan Pos Bantuan Hukum” ini berlangsung di Aula Kelurahan Tingkir Lor dan dihadiri oleh masyarakat setempat serta para mitra kelurahan.

Lurah Tingkir Lor Asroi menegaskan pentingnya peran kelurahan sebagai garda terdepan dalam penyelesaian masalah hukum secara dini dan damai.
“Kelurahan Tingkir Lor hendaknya menjadi tempat utama untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat secara efektif, dengan dukungan sinergi bersama aparat penegak hukum,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan tiga narasumber utama, Meisal Prariadina dari Polres Salatiga, Erwin R. Koloway, S.H., M.H. dari Kejaksaan Negeri Salatiga dan Nurrun Jamaludin, S.H.I., M.H.I., C.M., SHEL dari PUSBAKUM UIN Salatiga.

Meisal Prariadina menyampaikan data sejumlah kasus yang terjadi di wilayah Tingkir Lor dan menekankan pentingnya pendekatan restorative justice dalam penyelesaiannya.

“Walaupun sudah masuk ke Polres, kami tetap mendorong penyelesaian kasus secara restoratif—yang lebih memulihkan keadaan antar pihak dan menjaga hubungan sosial di masyarakat,” jelas Meisal.

Sementara itu, Erwin R. Koloway, menguraikan tentang jalur penyelesaian non-litigasi sebagai solusi yang lebih efisien dibanding proses persidangan.

“Sengketa bisa diselesaikan melalui prosedur non-litigasi yang lebih cepat, murah, dan menjunjung asas keadilan. Alternatif penyelesaian sengketa melalui jalur ini menjadi bagian penting dalam sistem hukum modern,” ungkap Erwin.

Pemateri ketiga, Nurrun Jamaluddin dari PUSBAKUM UIN Salatiga, menyoroti pentingnya mediasi sebagai pendekatan penyelesaian yang damai dan berkelanjutan.

“Mediasi menghadirkan kesempatan bagi pihak yang bersengketa untuk berdialog secara langsung dengan pendampingan pihak ketiga yang netral. Hal ini memungkinkan munculnya solusi yang adil dan bisa diterima oleh semua pihak,” jelasnya.

Berdasarkan data PUSBAKUM UIN Salatiga, sebanyak 68% perkara yang ditangani berhasil diselesaikan secara non-litigasi, sementara sisanya 32% harus dilanjutkan ke jalur litigasi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat, khususnya tentang mekanisme penyelesaian hukum yang lebih cepat, manusiawi, dan berorientasi pada pemulihan.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan simbolisasi peresmian Pos Bantuan Hukum Kelurahan Tingkir Lor melalui pemotongan pita oleh Kepala Kelurahan Tingkir Lor dan layanan konsultasi hukum gratis, Pos bantuan hukum ini akan menjadi wadah kolaboratif antara Kelurahan Tingkir Lor, PUSBAKUM UIN Salatiga, Kejaksaan Negeri Salatiga, dan Polres Salatiga dalam memberikan pelayanan hukum langsung kepada masyarakat.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]