KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

SPPG Tuntang Bukti Nyata Kualitas Dapur MBG yang Dikelola Profesional

SPPG Tuntang Bukti Nyata Kualitas Dapur MBG yang Dikelola Profesional

SPPG Tuntang Bukti Nyata Kualitas Dapur MBG yang Dikelola Profesional

Dapur MBG di Ngreco, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dikelola SPPG bersama BGN dengan standar profesional setara dapur hotel. Fasilitas dua lantai ini mengatur penyimpanan, pemasakan, hingga pemorsian makanan dengan SOP ketat, pengawasan ahli gizi, serta dukungan teknologi modern demi menjaga kualitas dan higienitas.
Foto Arief Rasika
Penampakan dapur MBG di Ngreco Tuntang

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Dapur MBG yang ada di Ngreco Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, bukan sekadar dapur biasa. Fasilitas yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN) itu ditata dengan standar profesional dan higienitas tinggi, bahkan disebut-sebut sekelas dapur hotel berbintang.

Kepala SPPG Dapur Ngreco, Nila, mengungkapkan penataan sudah dimulai sejak pintu masuk.

“Setiap petugas diwajibkan menjaga kebersihan tangan dan badan sebelum bekerja. Ada ruangan penyimpanan bahan makanan, ruang penyimpanan alat makan, dapur, dan lainnya,” ujarnya belum lama ini.

Keberadaan SPPG Ngreco dibangun dua lantai. Lantai atas difungsikan sebagai ruang rapat untuk menentukan menu harian hingga memilih pemasok bahan makanan.

“Jadi di lantai dua ini kita berdiskusi tentang menentukan menu setiap hari-harinya. Untuk menentukan supplier dan untuk meeting. Di situ ada meja saya, perwakilan yayasan sekaligus mitra, administrasi, dan juga meja ahli gizi,” jelas Nila.

Sementara penerimaan bahan baku dilakukan di lantai bawah. Dua gudang tersedia, yakni gudang bahan basah dan gudang bahan kering.

“Di tengah-tengah gudang itu ada tempat menerima bahan baku. Setelah diterima, bahan langsung dipilah untuk dimasukkan ke masing-masing gudang,” tambahnya.

Semua proses dijalankan sesuai SOP ketat, mulai penerimaan, pengolahan, pemasakan hingga pemorsian. Tim racik khusus memastikan kualitas tetap terjaga.

“Dapur ini menggunakan stainless, itu salah satu cara menjaga mutu dan kualitas makanan,” tegasnya.

Bahkan, ruang pemorsian dibuat tertutup dan ber-AC demi menjaga kualitas makanan. “Proses pencucian ompreng juga steril. Kita menggunakan air panas mendidih,” ungkap Nila.

Tak tanggung-tanggung, dapur ini juga memiliki mesin pengering ompreng bersuhu hingga 1000 derajat.

Bahkan, jika suatu saat ada kejadian tak terduga, dapur ini telah menyiapkan prosedur pengawasan khusus.

“Misal ada hal-hal yang tidak ingin diinginkan terjadi pun, di ruang pemorsian itu ada satu kotak etalase untuk menyimpan sampel-sampel makanan. Kita ambil satu sampel untuk dimasukkan ke dalam etalase tersebut, kita kunci dan itu dilakukan setiap jam. Jadi misal ada kejadian yang tidak diinginkan, kita bisa melakukan uji lab dengan sampel tersebut,” bebernya.

Seluruh kegiatan dapur juga berada di bawah pengawasan ahli gizi. “Artinya juga, selain itu setiap harinya ada pengawasan dari ahli gizi. Saya juga berlatar belakang dari gizi juga,” terang Nila.

Bahkan, pengawasan kamera CCTV disiagakan di setiap titik. “Jangankan orang masuk, tikus masukpun kita pasti mengetahui,” pungkasnya.

Nila berikan keterangan media

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]