KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tol Fungsional Bawen–Ambarawa Hanya untuk Kendaraan Golongan I, Crossing di Exit Tol Bawen Ditiadakan

Tol Fungsional Bawen–Ambarawa Hanya untuk Kendaraan Golongan I, Crossing di Exit Tol Bawen Ditiadakan

Tol Fungsional Bawen–Ambarawa Hanya untuk Kendaraan Golongan I, Crossing di Exit Tol Bawen Ditiadakan

Situasi di simpang Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang akan memberlakukan skema operasional khusus pada tol fungsional ruas Tol Jogja–Bawen seksi Bawen – Ambarawa selama masa arus mudik Lebaran. Ruas tol tersebut hanya akan dilintasi kendaraan Golongan I atau kendaraan pribadi, sementara pengaturan lalu lintas di sekitar Gerbang Tol Bawen juga akan diubah untuk menghindari kepadatan.

Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy mengatakan ruas tol fungsional itu akan mulai dibuka pada 13 Maret dengan jam operasional terbatas.

“Tol ini akan difungsionalkan dari Bawen sampai Exit Ambarawa mulai tanggal 13. Operasionalnya dari pukul 06.00 sampai 17.00 karena penerangan masih terbatas,” jelasnya.

Menurutnya, pembatasan jenis kendaraan dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan selama ruas tol masih berstatus fungsional.

“Yang bisa melintas tentunya kendaraan pribadi atau Golongan I, baik untuk arus mudik maupun arus balik,” ujarnya.

Selain pembatasan kendaraan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar akses tol untuk mencegah penumpukan kendaraan, terutama di kawasan Kota Ambarawa dan Bawen.
Salah satu kebijakan penting adalah meniadakan crossing kendaraan di Exit Tol Bawen. Kendaraan yang keluar dari tol diwajibkan langsung mengambil arah kiri.

“Kita upayakan kendaraan yang keluar dari Exit Bawen langsung ke kiri, sehingga tidak ada crossing di sana. Nanti hanya dua fase saja untuk mengurangi potensi kemacetan,” jelasnya.

Polres Semarang juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di dalam Kota Ambarawa apabila terjadi lonjakan kendaraan. Rekayasa tersebut akan diberlakukan secara situasional dengan sistem satu arah pada beberapa ruas jalan di sekitar pintu keluar tol.

“Kita lihat situasi di lapangan. Kalau memang terjadi kepadatan, kita akan berlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai arus kendaraan,” tambahnya.

Selain jalur tol, kepolisian juga mengantisipasi kepadatan di jalur arteri utama Kabupaten Semarang, terutama di ruas Ungaran, Bergas, hingga Bawen yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan saat musim mudik. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]